Purbaya Sidang Keluhan 2 Investor Besar dari AS
Purbaya Yudhi Sadewa kembali memimpin sidang laporan pada kanal debottlenecking milik Satgas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP), yang kini berganti nama menjadi Satgas Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (P3M-PPE), Selasa (19/5/2026).
Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB di Aula Mezzanine Kompleks Kementerian Keuangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, agenda kali ini membahas aduan dari dua perusahaan asal Amerika Serikat, yakni Perusahaan Air Indonesia-Amerika (PAIA) dan Perusahaan Resort Indonesia Amerika (PRIA).
Baca Juga : Korea Utara Siapkan Benteng Perang di Perbatasan
Dua Perusahaan AS Ajukan Keluhan
PAIA atau yang dikenal dengan nama dagang IAWCO merupakan perusahaan yang bergerak di sektor penyediaan serta pengolahan air bersih. Perusahaan ini fokus pada investasi utilitas air, termasuk pengembangan teknologi desalinasi air laut atau Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).
Sementara itu, PT Perusahaan Resort Indonesia Amerika (PRIA) dikenal sebagai pengembang properti dan perhotelan yang memiliki investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah menilai sidang debottlenecking tersebut menjadi langkah konkret dalam memberikan kepastian hukum sekaligus mengatasi berbagai kendala yang menghambat masuknya investasi strategis di Indonesia.
Klaim Investasi Tembus US$30 Miliar
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan Satgas Debottlenecking berhasil membantu percepatan realisasi investasi bernilai lebih dari US$30 miliar atau sekitar Rp525 triliun dalam enam bulan terakhir.
“Iya, lebih. Lebih dari US$ 30 miliar. Jadi yang impact saja US$ 22 miliar. Ada yang lain-lain lagi. Jadi cukup banyak tuh. Kita harapkan akan lebih banyak lagi yang akan kita pecahkan,” kata Purbaya.
Baca Juga : Tegas! Taiwan Tidak Bisa Jadi Alat Tawar AS-China
Menurut pemerintah, percepatan penyelesaian hambatan investasi diharapkan mampu meningkatkan arus modal asing serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
