Kim Jong Un Siapkan Benteng Perang di Perbatasan
Pemimpin tertinggi Kim Jong Un meminta jajaran militer senior Korea Utara memperkuat unit-unit tempur di wilayah garis depan. Instruksi itu disampaikan Kim dalam rapat penting militer yang berlangsung pada Minggu (17/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Kim juga memerintahkan agar kawasan perbatasan selatan diubah menjadi benteng pertahanan yang sulit ditembus. Berdasarkan foto yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea atau KCNA dan dikutip AFP, Senin (18/5/2026), Kim terlihat memimpin langsung rapat bersama para perwira tinggi militer.
Perubahan Besar untuk Cegah Perang
Kepada para petinggi militer, Kim menekankan akan ada perubahan besar dalam strategi pertahanan negara untuk mencegah kemungkinan konflik bersenjata.
Baca Juga : Media China Soroti Perubahan Kebijakan Nikel RI
“Kim menetapkan rencana untuk memperkuat unit-unit garis depan dan unit-unit utama lainnya dalam aspek militer dan teknis sebagai keputusan penting untuk mencegah perang secara lebih menyeluruh,” tulis laporan KCNA.
Rencana tersebut muncul di tengah hubungan diplomatik antara North Korea dan South Korea yang masih berada di titik terendah. Selama ini, Pyongyang diketahui terus mengabaikan tawaran dialog dari Seoul.
Sejumlah analis menilai langkah terbaru Korea Utara tidak lepas dari pengaruh perkembangan perang Rusia-Ukraina yang menjadi perhatian global.
Pertemuan militer itu juga berlangsung bersamaan dengan kedatangan tim sepak bola wanita Korea Utara ke Korea Selatan. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam delapan tahun terakhir dan sempat memunculkan harapan akan mencairnya hubungan kedua negara.
Modernisasi Operasi di Semua Bidang
KCNA melaporkan Kim turut membahas kebijakan pertahanan teritorial partai berkuasa.
“Yaitu memperkuat unit-unit garis depan di perbatasan selatan dan mengubah garis perbatasan menjadi benteng yang tak tertembus,” lanjut laporan KCNA.
Selain memperkuat wilayah perbatasan, Korea Utara juga menegaskan proyek modernisasi militer harus dipercepat demi membentuk konsep operasi tempur baru di berbagai sektor.
Analis senior Institut Unifikasi Nasional Korea, Hong Min, menilai kebijakan terbaru Kim merupakan refleksi dari pelajaran yang dipetik Pyongyang dari perang Rusia-Ukraina.
Baca Juga : Minyak Dunia Tembus Tertinggi dalam 2 Pekan, Imbas Timteng Memanas
“Ungkapan ini mencerminkan kesadaran akan peperangan drone, serangan presisi, peperangan elektronik, dan medan pertempuran multi domain yang diamati dalam perang Ukraina dan konflik Timur Tengah,” jelas Hong Min kepada AFP.
“Rencana Kim juga menunjukkan konsep operasional multi-domain yang meluas melampaui darat, laut, dan udara untuk mencakup domain bawah air, ruang angkasa, elektronik, dan siber,” pungkasnya.

[…] Kim Jong Un Siapkan Benteng Perang di Perbatasan […]
[…] Kim Jong Un Siapkan Benteng Perang di Perbatasan […]