AS Kembali Serang Iran saat Pemakaman Khamenei Berlangsung
Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (7/7/2026). Serangan itu terjadi saat Teheran masih menjalankan rangkaian prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Khamenei diketahui tewas dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari 2026. Pemerintah Iran menetapkan masa pemakaman berlangsung pada 3-9 Juli 2026 di sejumlah lokasi.
Serangan terbaru AS disebut berkaitan dengan insiden terhadap tiga kapal komersial yang melintas maupun berada di sekitar Selat Hormuz. Kapal-kapal tersebut dilaporkan berasal dari Qatar dan Arab Saudi.
Baca Juga: Karena Korupsi Rp5,8 T, Eks Pejabat China Divonis Hukuman Mati
Pemerintah Qatar dan Arab Saudi sebelumnya mengecam insiden tersebut. Keduanya menuding Iran berada di balik serangan terhadap kapal-kapal itu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei tidak membantah adanya serangan. Namun, ia menilai tuduhan yang dilayangkan kedua negara itu tidak tepat.
Ia mengatakan tuduhan tersebut “bertentangan dengan prinsip bertetangga yang baik.” Baghaei juga kembali menegaskan sikap Iran terkait lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.
Menurut dia, kapal yang tidak menggunakan rute yang telah dikoordinasikan dengan Iran atau memanipulasi sistem pelacakan berisiko menjadi sasaran serangan.
Ledakan Terdengar di Sejumlah Wilayah Pesisir Iran
Serangan AS kali ini dilaporkan menyasar wilayah pesisir Iran yang berada di sekitar Selat Hormuz.
Televisi pemerintah Iran melaporkan sejumlah ledakan terdengar di Kota Sirik, Bandar Abbas, dan Pulau Qeshm.
Serangan itu terjadi di tengah prosesi pemakaman Khamenei yang masih berlangsung.
Pada Selasa (7/7/2026), jenazah Khamenei dibawa ke Kota Qom. Kota tersebut merupakan pusat pendidikan Islam Syiah di Iran dan menjadi salah satu kota paling suci bagi umat Syiah.
Dari Qom, jenazah Khamenei dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Irak. Jenazah kemudian akan dibawa ke dua kota suci Syiah, yakni Najaf dan Karbala.
Baca Juga: Iran Tembakkan Rudal ke Kapal di Selat Hormuz, Benarkah?
Menurut laporan CNN, jenazah Khamenei telah tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa malam.
Setelah dari Karbala, jenazah akan dikembalikan ke Kota Mashhad di Iran untuk dimakamkan pada 9 Juli 2026.
Di tengah situasi tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan meninggalkan Najaf pada Rabu (8/7/2026) dini hari setelah serangan udara AS terjadi.
