Trump Salah Sebut Iran Jadi Jepang di KTT NATO, Viral!
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melakukan kesalahan saat berbicara kepada awak media di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turkiye. Dalam pernyataannya pada Rabu (8/7/2026), Trump secara keliru menyebut “Republik Islam Jepang” ketika membahas serangan rudal yang dikaitkan dengan Iran terhadap kapal induk AS.
Dilansir Turkiye Today, kekeliruan itu terjadi saat Trump memuji USS Abraham Lincoln sebagai salah satu kapal terbesar dan tercantik milik Angkatan Laut AS.
Namun, di tengah penjelasannya, Trump mengatakan, “Beberapa bulan lalu kami ditembaki 111 rudal oleh Republik Islam Jepang.”
Trump kemudian melanjutkan bahwa sebanyak 111 rudal tersebut diarahkan ke USS Abraham Lincoln dalam waktu sekitar satu jam dan seluruhnya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan kapal.
Baca Juga : AS Desak Irak Putus Aliran Dolar Iran, Apa Imbalannya?
Meski demikian, negara yang dimaksud Trump diyakini adalah Iran, bukan Jepang.
Jepang Tidak Terlibat Konflik AS-Iran
Pernyataan Trump langsung menjadi sorotan karena Jepang merupakan salah satu sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Asia-Pasifik.
Kedua negara telah menjalin aliansi pertahanan selama hampir 75 tahun sejak menandatangani perjanjian keamanan pada 1952. Berdasarkan laporan USA Today, sekitar 60.000 personel militer AS saat ini ditempatkan di Jepang dalam kerangka perjanjian pertahanan bersama.
Jepang juga tidak memiliki keterlibatan dalam konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Trump Kembali Singgung USS Abraham Lincoln
Dalam pidato yang sama, Trump kembali mengangkat kisah USS Abraham Lincoln sebagai contoh kemampuan pertahanan militer Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada Februari lalu, Angkatan Laut AS menembak jatuh sebuah drone yang disebut mendekati USS Abraham Lincoln secara agresif ketika kapal itu berlayar di Laut Arab, sekitar 800 kilometer dari pantai selatan Iran.
Sebulan setelahnya, Iran mengeklaim telah menghantam USS Abraham Lincoln menggunakan rudal balistik.
Namun, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) membantah klaim tersebut dan menyatakan kapal induk itu tidak terkena serangan. CENTCOM juga menegaskan rudal Iran tidak pernah mendekati USS Abraham Lincoln yang saat itu tetap menjalankan operasi penerbangan untuk mendukung misi militer AS di kawasan.
Baca Juga : Trump Kembali Gempur Iran, Israel Siaga!
Trump Kembali Peringatkan Iran
Kesalahan penyebutan nama negara tersebut terjadi ketika Trump kembali menyampaikan peringatan keras kepada Teheran dalam forum NATO.
Trump menegaskan Washington siap melancarkan operasi militer tambahan apabila diperlukan. Ia juga menyatakan bahwa nota kesepahaman (memorandum of understanding atau MoU) antara Amerika Serikat dan Iran secara efektif telah berakhir.
Program rudal balistik Iran selama bertahun-tahun menjadi salah satu sumber utama ketegangan antara Teheran dan Washington. Dalam beberapa tahun terakhir, Iran beberapa kali meluncurkan serangan rudal berskala besar ke berbagai sasaran di Timur Tengah, sementara Amerika Serikat terus memperkuat kesiapan militernya di kawasan.

[…] Trump Salah Sebut Iran Jadi Jepang di KTT NATO, Viral! […]