Profil Destry Damayanti, Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo
Destry Damayanti menjadi satu-satunya nama yang diajukan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI.
Usulan tersebut disampaikan melalui surat presiden (surpres) yang telah diserahkan kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya menjalani proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan surpres tersebut telah diserahkan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
“Namanya tunggal, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Tanggapan Iran soal Pakta Pertahanan Arab Saudi, Turkiye, Pakistan
Saat ini, Destry menjabat sebagai pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI. Ia menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari posisi tersebut.
Sebelumnya, Destry telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Ia dikenal sebagai ekonom yang memiliki pengalaman panjang di bidang kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, dan perbankan.
Pendidikan dan Awal Karier Destry Damayanti
Destry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat.
Destry meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York.
Karier profesionalnya dimulai dengan menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.
Setelah itu, Destry kembali ke lingkungan akademik. Pada 2005-2006, ia menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Destry kemudian melanjutkan karier di sektor swasta. Ia dipercaya menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011.
Setelah itu, ia menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada periode yang sama, Destry juga dipercaya memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2014-2015.
Baca Juga: Rusia dan China Minat Garap Kereta Kalimantan, Bisa ke IKN
Karier di LPS hingga Bank Indonesia
Pengalaman Destry di sektor keuangan berlanjut ketika ia ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019.
Selama berada di LPS, Destry terlibat dalam berbagai upaya penguatan stabilitas sistem keuangan dan pengembangan kebijakan penjaminan simpanan.
Kariernya di bank sentral dimulai setelah Presiden menetapkannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019-2024.
Setelah masa jabatan tersebut berakhir, Destry kembali dipercaya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI mulai Mei 2024.
Kini, Destry mendapat kepercayaan sebagai calon tunggal Gubernur BI yang diusulkan Prabowo kepada DPR. Jika lolos uji kelayakan dan kepatutan, Destry akan memimpin bank sentral untuk periode berikutnya.
