Purbaya Sebut Anggaran BGN Tahun Ini Bisa di Bawah Rp200 T
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) berpotensi ditekan hingga di bawah Rp200 triliun pada tahun ini.
Menurut Purbaya, potensi penghematan tersebut berasal dari upaya BGN melakukan efisiensi. Namun, dia mengaku belum mengetahui angka pasti anggaran BGN setelah pemangkasan dilakukan.
Baca Juga: Anggaran Mitigasi Bencana Diminta Ditambah Signifikan Prabowo
“(Pemangkasan anggarannya) Tahun ini,” ujar Purbaya saat ditanya apakah pemangkasan hingga di bawah Rp200 triliun berlaku untuk anggaran tahun berjalan.
Ketika kembali ditanya mengenai kemungkinan anggaran BGN tahun ini ditekan di bawah Rp200 triliun, Purbaya menjawab, “Iya, kira-kira.”
Anggaran BGN Tahun Depan Juga Berpotensi Dipangkas
Purbaya belum dapat memastikan besaran anggaran BGN setelah proses efisiensi. Dia menyebut Kepala BGN yang baru memiliki sejumlah terobosan untuk menekan anggaran lebih lanjut.
“Saya belum tahu, Anda mesti tanya ke Kepala BGN yang baru. Kepala BGN yang baru amat kreatif,” kata Purbaya.
“Dia bilang dia bisa hemat lebih lanjut, tapi angka persisnya saya nggak tahu. Anda mesti tanya dia,” lanjutnya.
Sebelumnya, Purbaya juga menyampaikan kemungkinan anggaran BGN pada tahun depan berada di bawah Rp240 triliun.
Efisiensi anggaran tersebut salah satunya dapat dilakukan melalui pemanfaatan teknologi.
Baca Juga: Pengelola Whoosh Disiapkan Kemenkeu, Diumumkan 15 September
Meski demikian, Purbaya belum mengetahui secara rinci teknologi yang akan digunakan BGN untuk menekan biaya program.
“Belum tahu, kita lihat sih seperti apa BGN penerapannya, dia bilang sih bisa lebih hemat, tapi kan saya belum tahu angka akhirnya,” ujar Purbaya.
Dengan demikian, besaran akhir anggaran BGN untuk tahun ini maupun tahun depan masih menunggu perhitungan lebih lanjut dari BGN serta perkembangan penerapan efisiensi.
