Trump Akui AS Bisa Kuasai Minyak Iran seperti Venezuela
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut negaranya memiliki opsi untuk tetap berada di Iran dan menguasai cadangan minyak negara tersebut.
Trump membandingkan opsi itu dengan kebijakan AS terhadap Venezuela yang juga berkaitan dengan upaya menguasai sebagian cadangan minyak negara tersebut.
“Kita pada akhirnya akan keluar (dari Iran), kecuali jika kita memutuskan untuk tetap bertahan dan menguasai minyaknya seperti Venezuela,” ujar Trump.
Baca Juga: Obama Sebut Rencana AI jika Maju Capres 2028
Trump merujuk pada langkah AS yang diumumkan pada Agustus untuk mengincar kendali atas seperlima cadangan minyak Venezuela yang melimpah.
Dia juga mengklaim pendapatan yang diperoleh AS dari Venezuela telah menutupi biaya perang berkali-kali lipat, sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (13/9/2026).
Selain opsi untuk tetap berada di Iran, Trump mengatakan AS juga membuka kemungkinan untuk terus terlibat di negara tersebut.
Namun, dia menegaskan hanya akan menyetujui kesepakatan yang dianggap tepat dan menolak perjanjian yang dinilai tidak menguntungkan.
Trump juga mengeklaim bahwa pihak Iran terus menghubungi AS untuk mengupayakan pembicaraan damai.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump di sela-sela kunjungannya ke Doonbeg, Irlandia, pada Minggu.
Baca Juga: Senjata Baru Dipamerkan Korea Utara dalam Latihan Serangan
Dalam kunjungan tersebut, Trump menghadiri sejumlah pertemuan sekaligus menyaksikan kejuaraan golf Irish Open.
Trump kembali menyampaikan perkiraannya bahwa perang Iran akan berakhir tahun ini.
Menurut dia, perang tersebut kemungkinan berakhir sesaat setelah pemilu sela AS yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.
Trump juga memperkirakan harga bensin akan turun drastis setelah perang Iran berakhir.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika pasar minyak dunia tengah bergejolak akibat konflik di Timur Tengah.
Para pedagang minyak khawatir harga minyak kembali melonjak pada Senin (14/9/2026) setelah terjadi serangan terhadap jalur pipa minyak milik Arab Saudi.

[…] Trump Akui AS Bisa Kuasai Minyak Iran seperti Venezuela […]