BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit 8-10% pada 2026
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit pada 2026 berada di kisaran 8 hingga 10 persen. Target tersebut mencerminkan pendekatan kehati-hatian perseroan dalam merespons dinamika ekonomi, sekaligus sejalan dengan proyeksi pertumbuhan industri perbankan nasional.
Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menjelaskan bahwa proyeksi pertumbuhan kredit tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan berbagai faktor makroekonomi yang mempengaruhi sektor keuangan. Menurutnya, arah kebijakan moneter yang cenderung lebih akomodatif serta stimulus fiskal dari pemerintah menjadi faktor utama yang mendorong penyaluran kredit.
Baca Juga : Aturan Model Baru, Ancam Tutup 72 Perusahaan Multifinance
Meski demikian, BTN tetap memperhitungkan potensi risiko eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja pembiayaan ke depan. Perseroan mencermati perkembangan global dan domestik agar strategi pertumbuhan kredit tetap berada pada jalur yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan pandangan yang lebih optimistis terhadap prospek pertumbuhan kredit perseroan pada 2026. Serta, menilai peluang peningkatan penyaluran pembiayaan masih terbuka lebar, terutama dengan dukungan kebijakan pemerintah dan kuatnya permintaan di sektor perumahan.
Nixon mengungkapkan bahwa BTN memiliki dua pilar utama dalam mendorong pertumbuhan kredit, yakni fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dan kredit pemilikan perumahan (KPP). Menurutnya, kontribusi dari kedua segmen tersebut menjadi penopang utama optimisme perseroan terhadap target pertumbuhan kredit yang lebih tinggi.
Dengan dominasi pembiayaan perumahan dalam portofolio BTN serta tambahan kontribusi dari segmen lain, manajemen tetap yakin bahwa pertumbuhan kredit pada 2026 berpotensi berada di kisaran dua digit, yakni sekitar 10 hingga 12 persen, sepanjang didukung kondisi ekonomi dan kebijakan yang kondusif.

[…] Baca Juga: BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit 8-10% pada 2026 – Economix […]