Imbas Konflik Iran: Prabowo Panggil Bahlil dan Zulhas, Bahas Apa?
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (2/3/2026), di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terlihat tiba sekitar pukul 15.39 WIB dengan mengenakan kemeja putih. Tidak lama berselang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga hadir di Istana.
Baca Juga: Presiden Iran Sebut Terbunuhnya Khamenei jadi Seruan Perang
Saat dimintai keterangan mengenai agenda pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa pembahasan difokuskan pada situasi geopolitik terkini di Timur Tengah. Salah satu isu utama yang menjadi perhatian adalah dampak penutupan Selat Hormuz oleh Iran terhadap pasokan minyak dunia, termasuk bagi Indonesia.
“Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran. Karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia. Karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran,” kata Bahlil.
Ia menambahkan, pemerintah perlu mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi global, mengingat Indonesia masih mengandalkan impor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama menjelang periode Lebaran yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi.
Terkait langkah mitigasi yang akan diambil, Bahlil menyebut pihaknya akan lebih dulu menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN). Hasil rapat tersebut nantinya akan dilaporkan secara resmi kepada Presiden.
“Nanti, saya besok InsyaAllah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan,” ujarnya.
Di tengah memanasnya konflik, Bahlil juga mengakui bahwa harga minyak mentah jenis Brent mulai menunjukkan kenaikan. Kenaikan tersebut terjadi seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu jalur utama perdagangan energi global.
Baca Juga: Usai Khamenei Gugur, Iran Umumkan 3 Hari Berkabung
“Perlahan-lahan sebagian sudah ada perubahan harga naik,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan kondisi cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam batas aman. Pemerintah, kata dia, terus memantau perkembangan situasi global untuk menjaga stabilitas pasokan energi di dalam negeri.
“Masih cukup, 20 hari,” ujarnya.

[…] Imbas Konflik Iran: Prabowo Panggil Bahlil dan Zulhas, Bahas Apa? […]