Prabowo Semprot Eksportir Sawit-Cs, Duit RI Jangan “Kabur” ke Luar Negeri
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyoroti para pengusaha yang mengekspor komoditas seperti kelapa sawit dan batu bara tetapi tidak menyimpan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di Indonesia.
“Tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, kelapa sawit kita diekspor, hasil ekspornya tidak ditaruh di Indonesia. Batu bara kita dijual, diekspor, hasil ekspornya tidak ditaruh di Indonesia,” ujar Prabowo di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Menurut Prabowo, hasil ekspor dari sumber daya alam Indonesia seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional.
Pemerintah Wajibkan DHE SDA Disimpan di Dalam Negeri
Karena itu, pemerintah mewajibkan penyimpanan DHE SDA di dalam negeri melalui Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025.
Baca Juga : Tidak Hanya dari Asia dan Rusia, RI Mulai Impor Minyak dari Negara Ini!
Prabowo menilai tanpa kebijakan tersebut, kekayaan alam Indonesia hanya akan dijual keluar negeri tanpa memberikan dampak maksimal bagi perekonomian nasional.
Tidak hanya kelapa sawit dan batu bara, Prabowo juga menyinggung ekspor timah dan emas yang hasilnya dinilai tidak kembali ke Indonesia.
Hilirisasi Jadi Langkah Strategis Pemerintah
Prabowo menegaskan kebijakan wajib simpan DHE SDA hingga hilirisasi merupakan langkah penting untuk memperkuat ekonomi nasional dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
“Berat bagi kita melaksanakan dengan berani dan dengan optimis, dan dengan kemajuan. Saya tidak akan panjang lebar, tapi ini semua adalah bukti kepada rakyat dan saya kira di hari-hari yang akan datang. Kita juga akan terus memberi bukti ke rakyat dan akan melaporkan ke rakyat langkah-langkah yang kita ambil,” tegasnya.
Baca Juga : Pasokan Gas RI Melimpah, Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG
Ia juga memastikan pemerintah akan berpihak kepada rakyat serta bertindak tegas terhadap praktik-praktik yang merugikan negara.
Dalam pidatonya, Prabowo mengaku optimistis Indonesia mampu bangkit dan menunjukkan kemajuan besar kepada dunia.
“Kita akan buktikan ke rakyat sampai tahun depan, saya kira dunia akan kaget bangkitnya bangsa Indonesia. Kita jangan euforia, kita tidak boleh sombong. Ilmu nenek moyang kita, kita semakin berisi semakin menunduk. Jangan takut diancam, jangan takut dihina, jangan takut difitnah. Kita ditakuti karena kita menegakkan kebenaran dan keadilan,” imbuh Prabowo.
