Prabowo Sebut Krisis “Blessing in Disguise”, yang Kuat Selamat
Presiden Prabowo Subianto menilai kondisi krisis global yang penuh ketidakpastian justru dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk bangkit dan memperkuat diri. Ia bahkan menyebut situasi krisis sebagai blessing in disguise atau berkah yang tersembunyi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Tasyakuran ke-1 Danantara yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, berbagai krisis yang terjadi di dunia saat ini tidak hanya menjadi tantangan, tetapi juga kesempatan bagi negara untuk memperkuat ketahanan nasional. Ia menilai sejarah menunjukkan bahwa krisis sering kali melahirkan peluang baru bagi pihak yang mampu bertahan.
Baca Juga : Rusia Hadapi Ancaman AS Terkait Dugaan Penyebaran Informasi ke Iran
“Saudara-saudara, ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian. Terjadi di mana-mana krisis. Tapi Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang. Krisis adalah ujian. Krisis adalah batu loncatan,” ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa hanya negara yang memiliki kekuatan dan kesiapan yang mampu melewati masa sulit tersebut. Sebaliknya, negara yang tidak siap akan terus menghadapi tekanan dan penderitaan.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menghadapi krisis global, terutama dari kekayaan sumber daya alam yang dimiliki.
“Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah. Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini,” ujarnya.
“Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise,” ucapnya.
Prabowo mengakui bahwa kondisi krisis global saat ini memang dipenuhi berbagai kesulitan dan tantangan. Namun menurutnya, situasi tersebut justru mendorong pemerintah untuk mempercepat realisasi berbagai program strategis nasional.
Baca Juga : Korut Bela Pemimpin Terbaru Iran, Kecam Sikap AS-Israel
“Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan. Tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik,” ucapnya.
Salah satu agenda penting yang disorot adalah upaya mencapai swasembada pangan serta target kemandirian energi nasional, yang ditargetkan tercapai dalam empat tahun lagi.

[…] Prabowo Sebut Krisis “Blessing in Disguise”, yang Kuat Selamat […]