IHSG Ambles Saat Bursa Asia Hijau, Purbaya Buka Suara
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, kembali merespons anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (21/5/2026), di tengah mayoritas bursa saham Asia yang justru bergerak menguat.
Menurut Purbaya, pelemahan pasar saham domestik masih dipengaruhi ketidakpastian dan kekhawatiran pelaku pasar terhadap dampak kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Mungkin mereka belum tahu dampak sebenarnya seperti apa. Kan kalau ada ketidakpastian, biasanya takut jual dulu. Tapi kalau mereka nanti mengerti dampak yang sebetulnya seperti apa, harganya akan naik,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta.
Baca Juga : Golden Dome Trump Direncanakan akan Diserang Rusia-China?
Purbaya menjelaskan pemerintah kini tengah menyiapkan pembentukan badan ekspor baru untuk menekan praktik under-invoicing yang dinilai merugikan negara dan pasar domestik.
Under-invoicing merupakan praktik manipulasi nilai transaksi ekspor atau impor dengan melaporkan harga barang lebih rendah dari nilai sebenarnya dalam dokumen faktur perdagangan.
Ia menilai praktik tersebut selama ini banyak dilakukan oleh eksportir melalui perusahaan afiliasi di luar negeri sehingga keuntungan perusahaan tidak sepenuhnya tercatat di dalam negeri.
Dengan hadirnya badan ekspor baru, pemerintah berharap sistem perdagangan ekspor menjadi lebih transparan dan dapat mengurangi praktik manipulasi harga tersebut.
“Nanti under-invoicing kan akan tertutup dengan adanya badan ekspor itu. Jadi tadi yang biasa jadi uang jadi mainnya oleh pemilik, karena perusahaan yang di luar negeri punya pemilik kan. Sekarang bisa harusnya terrefleksi langsung di penjualan mereka yang murni,” tutur dia.
Purbaya optimistis kebijakan tersebut nantinya akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan yang tercatat di bursa saham.
“Jadi perusahaannya juga akan untung. Jadi harusnya bisa double untungnya yang listing dibursa, yang dilaporkan. Jadi harusnya ini akan meningkatkan valuasi dari perusahaan-perusahaan yang ada di bursa. Pasti pelan-pelan akan naik secara signifikan.”
Pada perdagangan pagi ini, IHSG tercatat melemah hingga 2% ke level 6.186. Tekanan terhadap pasar saham terjadi bersamaan dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp17.669 per dolar AS atau mendekati rekor terendah sepanjang sejarah per pukul 10.00 WIB.
Baca Juga : 10% Saham Diperintahkan Diberikan ke Pemda
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan mayoritas indeks saham Asia yang justru bergerak positif, seperti KOSPI dan KOSDAQ Korea Selatan, Nikkei 225 dan Topix Jepang, TW Weighted Index Taiwan, hingga Straits Times Singapura.

[…] IHSG Ambles Saat Bursa Asia Hijau, Purbaya Buka Suara […]
[…] Baca Juga: IHSG Ambles Waktu Bursa Asia Hjau, Purbaya Buka Suara […]
[…] Baca Juga: IHSG Ambles saat Bursa Asia Hijau, Purbaya Angkat Bicara […]
[…] Baca Juga : IHSG Anjlok di Saat Bursa Asia Hijau, Ini Respons Purbaya […]