Kremlin Buka Peluang Trump, Putin, Xi Bertemu di KTT APEC
Pemerintah Kremlin menyatakan peluang pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden China Xi Jinping, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terbuka. Ketiga pemimpin tersebut diperkirakan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di China pada November mendatang.
Meski demikian, Kremlin menegaskan bahwa hingga kini belum ada rencana konkret maupun kesepakatan mengenai pelaksanaan pertemuan tersebut. Agenda yang akan dibicarakan oleh ketiga pemimpin juga belum ditentukan.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, kemungkinan pertemuan itu sempat disinggung karena ketiga kepala negara berpeluang menghadiri KTT yang sama.
“Mengingat ketiga kepala negara tersebut berpotensi menghadiri KTT di China, topik mengenai pertemuan hipotetis semacam itu memang sempat disinggung,” kata Peskov, dikutip AFP, Selasa (20/10/2026).
Ia menegaskan bahwa pembahasan tersebut belum menghasilkan usulan atau kesepakatan substantif, baik mengenai penyelenggaraan pertemuan maupun materi yang akan dibahas.
“Namun belum ada usulan atau kesepakatan substantif apa pun-baik terkait pertemuan itu sendiri maupun agenda dan isinya-yang dibahas atau diajukan oleh pihak mana pun,” tegasnya.
Baca Juga : Trump Ingin Bertemu Putin dan Xi, Bahas Apa?
Peskov juga menekankan bahwa penyelesaian perang Rusia-Ukraina tidak dapat ditetapkan secara final tanpa melibatkan Kyiv dalam proses negosiasi.
Putin Dikabarkan Ingin Bahas Perang Ukraina
Sebelumnya, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Putin menginginkan pertemuan tingkat tinggi dengan Trump dan Xi untuk membicarakan perang Ukraina. Berdasarkan laporan yang mengutip sumber anonim yang mengetahui pembicaraan tersebut, Putin berharap pertemuan itu dapat membuka jalan menuju kesepakatan damai yang menguntungkan Moskow.
Namun, belum ada konfirmasi mengenai kesepakatan ketiga negara untuk menggelar pertemuan trilateral dengan agenda tersebut.
KTT APEC dijadwalkan berlangsung di Shenzhen, China, pada 18–19 November 2026. Rusia, China, dan AS merupakan anggota forum kerja sama ekonomi regional tersebut.
Kesempatan kehadiran ketiga pemimpin di satu forum internasional yang sama memunculkan kemungkinan terjadinya pertemuan langsung. Kendati demikian, Kremlin menegaskan bahwa kemungkinan tersebut belum berkembang menjadi rencana resmi.
Trump Ingin Bahas Denuklirisasi, Kritik Zelensky
Trump sebelumnya telah menyampaikan kesediaannya untuk bertemu dengan Putin dan Xi pada November. Berbeda dengan laporan yang menyoroti perang Ukraina, Trump mengatakan bahwa fokus utama yang ingin dibahas adalah pengendalian senjata nuklir dan denuklirisasi.
Baca Juga : Macron Kecam Kerusuhan di Prancis, Ungkap Rakyat Malu?
Pertemuan tersebut, menurut Trump, berpotensi memberikan manfaat bagi dunia melalui pembicaraan mengenai pengurangan ancaman nuklir. Namun, kesediaan Xi untuk mengikuti agenda itu masih belum dipastikan.
Di tengah pembahasan mengenai kemungkinan pertemuan tersebut, Trump kembali melontarkan kritik terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Ia menilai Ukraina perlu menunjuk pihak lain untuk memimpin negosiasi.
Trump mengatakan bahwa “sudah saatnya orang lain yang bernegosiasi atas nama Ukraina”.
Pernyataan tersebut menambah sorotan terhadap pendekatan Washington dalam upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Meski peluang pertemuan Trump, Putin, dan Xi masih terbuka, belum ada kepastian apakah ketiganya akan bertemu di sela-sela KTT APEC ataupun mencapai kesepakatan terkait konflik tersebut.

[…] Kremlin Buka Peluang Trump, Putin, Xi Bertemu di KTT APEC […]