Tempat Wisata yang Pernah Jaya, Kini Meredup dan Terlupakan
Beberapa tempat wisata di Indonesia yang dahulu menjadi lokasi penuh kenangan kini telah ditutup secara permanen dan perlahan mulai dilupakan.
Seiring berhentinya operasional, sejumlah destinasi yang pernah berjaya ini semakin terbengkalai meski pernah memiliki masa keemasan dan populer di masanya.
Inilah beberapa tempat wisata yang dulu ramai dikunjungi, tetapi kini tinggal kenangan. Pernah datang ke salah satunya?
Baca Juga : Samsung Investasi Besar Untuk Pengembangan AI
1. Kampung Gajah Wonderland
Kampung Gajah Wonderland di Desa Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, dulu sangat populer dengan patung dan dekorasi gajah serta berbagai wahana permainan dan taman air. Harga tiketnya yang murah semakin menarik minat pengunjung.
Namun setelah beroperasi sejak 2009, tempat ini mulai sepi pada 2018. Masalah keuangan membuat pengelola dinyatakan pailit, sehingga Kampung Gajah resmi ditutup permanen pada tahun 2018. Bangunannya kini terbengkalai dan sebagian area dimanfaatkan warga untuk berjualan tanaman.
2. Snowbay Waterpark TMII
Snowbay pernah menjadi salah satu ikon wisata air di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mengusung tema dunia bersalju, Snowbay tampil unik dengan dekorasi pegunungan putih dan patung beruang kutub yang khas.
Namun pandemi Covid-19 membuat tempat ini tak mampu mempertahankan operasionalnya. Snowbay akhirnya tutup total dan tidak pernah dibuka lagi. Setelah bertahun-tahun terbengkalai, TMII memutuskan mengalihfungsikan lahannya menjadi gedung parkir. Tidak ada lagi jejak Snowbay selain kenangan bagi para pengunjung yang pernah bermain di sana.
3. Taman Remaja Surabaya (TRS)
Taman Remaja Surabaya, yang berdiri sejak 1971, lama menjadi destinasi wisata murah meriah dengan lebih dari 20 wahana. Namun pada 2018, kontrak kerja sama antara pengelola dan Pemkot Surabaya berakhir.
Pemkot memutuskan tidak memperpanjang kontrak karena kondisi wahana yang menua, biaya perawatan tinggi, dan pertimbangan pengembangan kota. TRS pun ditutup permanen, dan lahannya diubah menjadi lokasi konser berkapasitas 40 ribu penonton.
4. Taman Festival Bali
Di Denpasar, Taman Festival Bali pernah menjadi objek wisata yang disukai turis. Namun krisis moneter 1997 membuat pengelolanya tak mampu melanjutkan operasional setelah hanya dua tahun berjalan.
Sejak ditutup, kawasan ini berubah menjadi tempat yang terbengkalai dan memunculkan cerita-cerita mistis. Meski begitu, masih ada pengunjung yang datang untuk melihat kondisi terkininya, bahkan tak jarang untuk uji nyali.
Baca Juga : Demi Efisiensi Nasional, Danantara Pangkas 800 BUMN
Deretan tempat wisata ini mungkin telah hilang dari peta hiburan Indonesia, tetapi kenangan yang pernah tercipta di dalamnya tetap hidup di ingatan para pengunjung. Penutupan mereka menjadi pengingat bahwa setiap destinasi memiliki masa kejayaan dan akhirnya harus beradaptasi atau mengakhiri perjalanan.

[…] Tempat Wisata yang Pernah Jaya, Kini Meredup dan Terlupakan […]