Transaksi QRIS Meledak 111,94%, Tembus Rp2.970 Triliun
Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan pesat pada sektor ekonomi dan keuangan digital nasional sepanjang paruh pertama 2026. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh semakin luasnya penggunaan pembayaran digital di dalam negeri serta ekspansi integrasi QRIS Antarnegara.
Hingga kuartal I 2026, transaksi QRIS tercatat tumbuh 111,94% secara tahunan (year-on-year/yoy). Lonjakan tersebut sejalan dengan semakin luasnya penggunaan QRIS di berbagai lapisan masyarakat.
Pesatnya pertumbuhan juga terlihat dari volume transaksi QRIS yang telah mencapai 31 miliar transaksi. Nilainya bahkan menyentuh Rp2.970 triliun.
Baca Juga : MBG Dituding Habiskan Anggaran, Ini Kata Bos BGN
Jumlah tersebut didukung oleh 61,7 juta pengguna dan lebih dari 44 juta merchant yang telah menerima pembayaran melalui QRIS. Sebagian besar merchant tersebut berasal dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pertumbuhan QRIS tidak hanya terjadi melalui transaksi domestik. Penggunaan sistem pembayaran tersebut oleh wisatawan mancanegara di Indonesia juga terus meningkat.
BI mencatat hingga Mei 2026, transaksi inbound yang dilakukan wisatawan asing menggunakan QRIS di Indonesia mencapai Rp4,3 triliun.
Sebaliknya, transaksi outbound yang dilakukan warga negara Indonesia (WNI) saat berada di luar negeri tercatat sebesar Rp1,47 triliun.
Sejumlah negara juga menunjukkan peningkatan penggunaan QRIS Antarnegara, terutama Malaysia, China, dan Singapura.
Di sisi lain, transaksi pembayaran digital secara keseluruhan juga menunjukkan pertumbuhan positif. Pada Mei 2026, volumenya mencapai 5,22 miliar transaksi atau meningkat 28,14%.
Pertumbuhan tersebut sejalan dengan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.
Baca Juga : Media China Soroti Hubungan RI-China, Kenapa?
Berdasarkan data BI, transaksi melalui aplikasi mobile meningkat 26,16% (yoy), sedangkan transaksi melalui internet tumbuh 15,51% (yoy).
Sementara itu, transaksi QRIS masih mencatat pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. Hingga periode tersebut, transaksi QRIS tumbuh 95,10% (yoy), menunjukkan semakin kuatnya peran QRIS dalam ekosistem pembayaran digital nasional.
