Arab Saudi Temukan 110 Juta Ton Bijih Mengandung Uranium
Arab Saudi mengumumkan penemuan 110 juta ton bijih yang mengandung uranium.
Pengumuman tersebut disampaikan beberapa bulan setelah Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS) menandatangani kesepakatan untuk mendorong pengembangan energi nuklir di kerajaan tersebut.
Kementerian Energi Arab Saudi mengatakan pada Senin bahwa jika temuan itu terverifikasi, deposit tersebut dapat menjadi salah satu sumber uranium terbesar di dunia.
“Hal ini menempatkan proyek Jabal Sayed sebagai salah satu lokasi sumber daya mineral tanah jarang paling signifikan yang saat ini dikembangkan di dunia,” kata Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, seperti dikutip dari i24News, Selasa (15/9/2026).
Namun, Abdulaziz tidak mengungkapkan kadar atau konsentrasi uranium yang terkandung dalam bijih tersebut.
Akibatnya, belum dapat dipastikan berapa banyak uranium yang sebenarnya dapat diekstraksi dari sumber daya tersebut maupun apakah penambangannya layak secara ekonomi.
Baca Juga: Trump Akui AS Bisa Kuasai Minyak Iran seperti Venezuela
Kesepakatan Nuklir Arab Saudi dan AS
Arab Saudi dan AS sebelumnya telah menandatangani kesepakatan yang mendorong pengembangan energi nuklir di kerajaan tersebut.
Kesepakatan itu memungkinkan perusahaan-perusahaan AS membantu pembangunan dan pemeliharaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Arab Saudi.
Pada saat yang sama, AS akan memiliki kewenangan untuk memantau proses pengayaan uranium di negara tersebut.
Namun, kesepakatan tersebut tidak mencakup ketentuan yang memungkinkan perusahaan AS menambang dan memproses uranium di Arab Saudi.
Arab Saudi sendiri telah memproduksi uranium olahan yang dikenal sebagai yellowcake dengan dukungan perusahaan-perusahaan China setidaknya sejak 2020, menurut laporan The Wall Street Journal.
Meski demikian, pemerintah Arab Saudi membantah telah melakukan aktivitas tersebut.
Arab Saudi dan China bahkan telah bekerja sama mengeksplorasi cadangan uranium di negara tersebut sejak 2017.
Baca Juga: Houthi Kuasai Bab El Mandeb, Kekuatan Iran Makin Besar
Pada 2019, survei bersama yang dilakukan Beijing Research Institute of Uranium Geology, China National Nuclear Corporation, dan Saudi Geological Survey mengidentifikasi tiga lokasi yang berpotensi mengandung deposit uranium di wilayah tengah dan barat laut Arab Saudi.
Deposit-deposit tersebut diperkirakan mengandung lebih dari 90.000 ton uranium berdasarkan estimasi kelompok konsultan pertambangan yang dirilis awal tahun ini.

[…] Arab Saudi Temukan 110 Juta Ton Bijih Mengandung Uranium […]