Serangan Drone di Volgograd, Berpotensi Kenaikan Harga Minyak
Serangan drone besar-besaran mengguncang wilayah Volgograd, Rusia, pada Kamis (6/11). Gubernur regional Volgograd, Andrey Bocharov, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menewaskan satu warga sipil dan memicu kebakaran besar di kawasan industri.
Melalui pernyataan di Telegram, Bocharov menjelaskan bahwa salah satu drone menghantam gedung apartemen bertingkat 24, menyebabkan kerusakan parah pada bangunan. Beberapa balkon hancur dan jendela rumah-rumah di sekitar lokasi pecah akibat ledakan. Korban tewas diketahui merupakan pria berusia 48 tahun yang meninggal karena terkena serpihan logam (shrapnel) dari serangan tersebut.
Baca juga: Mencuat Kembali, KPK Selidiki Dugaan Korupsi Whoosh
Selain menimbulkan korban jiwa, serangan itu juga menyebabkan puing-puing berjatuhan dan memicu kebakaran di area industri di distrik Krasnoarmeysk. Namun, tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan situasi dan memadamkan api yang membara.
Wilayah Volgograd sendiri dikenal sebagai salah satu pusat industri penting di Rusia. Kota ini memiliki berbagai fasilitas energi strategis seperti pabrik gas dan kilang minyak, menjadi titik vital dalam jaringan logistik nasional. Letaknya yang hanya berjarak sekitar 400 kilometer dari perbatasan Rusia–Ukraina membuat wilayah ini kerap menjadi sasaran empuk dalam konflik yang masih berlangsung.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas serangan drone dan rudal Ukraina terhadap wilayah Rusia, yang menargetkan infrastruktur industri dan energi. Langkah tersebut diyakini sebagai upaya untuk melemahkan kapasitas ekonomi dan logistik Moskow di tengah perang berkepanjangan. Serangan ini, berpotensi mempengaruhi harga bahan bakar domestik.
Pada awal bulan lalu, Ukraina juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap kilang minyak di wilayah Krasnodar selatan serta menghantam terminal minyak dan gudang amunisi di Semenanjung Krimea.
Sebagai respons, Moskow memperkuat serangan udara ke fasilitas energi dan sistem transportasi Ukraina sejak invasi skala penuh dimulai pada 2022.
Baca juga: Pegawai Starbucks di AS Ancam Mogok Massal

[…] Serangan Drone di Volgograd, Berpotensi Kenaikan Harga Minyak […]