Grab Investasi Besar, Robotaxi Siap Gantikan Driver Online
Industri transportasi dunia sedang memasuki babak baru. Tren taksi tanpa sopir atau robotaxi kini berkembang pesat, tak hanya di Amerika Serikat (AS) dan China, tetapi juga mulai menguasai pasar Asia Tenggara, terutama Singapura.
Hal ini bahkan diibaratkan sebagai “tanda kiamat” bagi profesi driver online, seiring dengan langkah besar yang diambil oleh raksasa transportasi digital Grab.
Perusahaan mobil otomatis asal AS, May Mobility, baru-baru ini resmi menerima investasi dari Grab. Langkah tersebut menjadi bagian dari rencana ekspansi May Mobility untuk memasuki pasar Asia Tenggara pada tahun depan.
Baca juga: Pelaku Ledakan SMAN 72 Rakit Sendiri Bahan Peledak
Kesepakatan antara kedua perusahaan ini bukan sekadar kerja sama bisnis biasa. Kolaborasi tersebut diyakini akan menjadi blueprint global dalam pengoperasian layanan robotaxi di dalam platform pemesanan kendaraan yang sudah eksis.
Meski belum dikonfirmasi apakah teknologi ini akan masuk ke Indonesia, kolaborasi Grab dan May Mobility bisa menjadi sinyal kuat bahwa era kendaraan tanpa pengemudi semakin dekat untuk Asia Tenggara.
Tak berhenti di situ, Grab juga mengumumkan investasi tambahan senilai 60 juta dollar AS (sekitar Rp 1 triliun) untuk perusahaan pengemudian jarak jauh asal Jerman, Vay Technology.
Langkah ini menandai komitmen Grab dalam mempercepat adopsi kendaraan otonom di kawasan Asia. Dilaporkan, Grab melihat peluang besar untuk memanfaatkan platform transportasi online-nya guna mengintegrasikan kendaraan otomatis dan sistem pengemudian jarak jauh.
CEO Grab, Anthony Tan, menegaskan bahwa arah masa depan mobilitas di Asia Tenggara akan mengandalkan model hibrida, yaitu kolaborasi antara teknologi otomatis dan mitra pengemudi manusia.
“Masa depan mobilitas di Asia Tenggara akan menjadi model hibrida yang mengandalkan keahlian mitra pengemudi kami di samping kendaraan otomatis dan layanan mengemudi jarak jauh,” terang Tan.
Menurut Grab, jika Vay berhasil mencapai sejumlah target bisnis dan teknologi, mereka akan menambah investasi hingga 350 juta dollar AS di tahun pertama. Target yang dimaksud meliputi ekspansi layanan ke kota-kota baru di AS, peningkatan pendapatan pelanggan, pemenuhan standar keselamatan, dan perizinan operasional dari regulator.
Sebagai informasi, Vay menggunakan sistem “teledriver” atau pengemudi jarak jauh yang mengendalikan mobil dari pusat kontrol untuk mengantar kendaraan ke lokasi pelanggan.
Setelah mobil tiba, pengguna bisa mengemudikannya sendiri. Model ini sudah diuji secara komersial di Las Vegas sejak Januari 2024.
Baca juga: Boyu Capital Membeli Saham Starbucks 60%

[…] Grab Investasi Besar, Robotaxi Siap Gantikan Driver Online […]
[…] Grab Investasi Besar, Robotaxi Siap Gantikan Driver Online […]