Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Pasca Penangkapan Nicolas Maduro
Pasar saham Amerika Serikat di Wall Street menutup perdagangan Senin (5/1/2026) dengan penguatan pada sektor energi dan pertahanan, menyusul operasi militer AS yang menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Kenaikan ini didorong oleh apresiasi harga minyak mentah dan keyakinan investor bahwa tindakan tersebut tidak akan meluas menjadi konflik geopolitik besar yang mengganggu stabilitas pasar.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 594,79 poin atau 1,23% ke level 48.977,18, sekaligus mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,64% ke posisi 6.902,05 dan Nasdaq Composite bertambah 0,69% menjadi 23.395,82.
Sektor energi menjadi motor utama penguatan karena pelaku pasar memproyeksikan keuntungan dari potensi pembangunan kembali infrastruktur migas Venezuela. Saham Chevron melonjak 5,1% karena posisi strategisnya di Venezuela, diikuti Exxon Mobil yang naik 2,2%.
Perusahaan jasa migas seperti Halliburton dan SLB masing-masing mencatatkan kenaikan 7,8% dan hampir 9%, sementara ETF sektor energi (XLE) meningkat hampir 3%.
Baca Juga: Pertamina Buka Suara Nasib Aset di Venezuela usai Trump Tangkap Maduro – Economix
Kepala Strategi Investasi CFRA Research, Sam Stovall, menilai bahwa meskipun dalam jangka pendek peristiwa ini memicu ketidakpastian pasokan dan pengiriman minyak, dalam jangka panjang hal ini merupakan peluang peningkatan produksi.
Mengingat saat ini Venezuela hanya menyumbang 1% pasokan dunia dengan kondisi infrastruktur yang terus memburuk, bantuan dari AS di masa depan dipandang sebagai katalis positif.
“Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi peningkatan karena Venezuela saat ini hanya mewakili 1% dari pasokan minyak dunia, dan kondisi mereka semakin memburuk dari tahun ke tahun. Infrastruktur mereka perlu ditingkatkan, dan mungkin itu adalah sesuatu yang dapat dibantu oleh AS,” ujar Sam dikutip pada Selasa (6/1/2026).
Stovall juga mencatat bahwa investor saat ini tengah melakukan penyesuaian portofolio awal tahun dan tetap fokus pada kebijakan The Fed serta laba perusahaan dalam lingkungan pasar yang cenderung berani mengambil risiko (risk-on).
Di sisi lain, permintaan terhadap aset aman juga meningkat. Kontrak berjangka emas naik 2,8%, mencatatkan hari terbaiknya sejak Oktober, sementara Bitcoin diperdagangkan di atas level US$94.000.
Baca Juga: Nicolas Maduro di Pengadilan AS: Saya Tidak Bersalah, Saya Orang Baik – Economix
Saham sektor keuangan turut menguat di tengah optimisme ekonomi AS, dengan Goldman Sachs naik 3,7% dan U.S. Bancorp melonjak 2,9%.
Terkait situasi politik, Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan konspirasi terorisme narkoba dan kejahatan lainnya. Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS akan mengelola Venezuela hingga tercapai transisi yang aman dan bijaksana.
Analis kebijakan Evercore ISI, Matthew Aks, memandang peristiwa ini sebagai kejadian geopolitik signifikan namun bukan penggerak pasar utama dalam jangka pendek.
Aks menilai bahwa meskipun Trump cenderung menghindari perang skala penuh dengan pasukan darat, langkah terbaru ini menunjukkan bahwa operasi militer cepat kini menjadi bagian kunci dari kebijakan luar negerinya.
Hal tersebut turut memberikan dorongan pada saham raksasa pertahanan, di mana General Dynamics naik 3,5% dan Lockheed Martin menguat 2,9%, mencerminkan respons pasar terhadap strategi militer aktif yang diterapkan oleh pemerintahan Trump.
“Insting kami adalah bahwa Trump umumnya tidak tertarik pada perubahan rezim skala penuh dengan pengerahan pasukan darat seperti perang Irak dan Afghanistan yang telah lama dikritiknya. Namun, pernyataan Trump hari ini membuka kemungkinan bahwa ini tidak akan sepenuhnya menjadi satu kali saja seperti serangan nuklir Iran tahun lalu,” kata Aks.
Baca Juga: Dampak Konflik AS-Venezuela ke Indonesia, Airlangga dan Purbaya Buka Suara – Economix

[…] Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Pasca Penangkapan Nicolas Maduro […]
[…] Baca Juga: Pasca Penangkapan Nicolas Maduro, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa […]
[…] Baca Juga: Pasca Penangkapan Nicolas MAduro, Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa […]