Breaking! MSCI Umumkan Review Terbaru, Apa Isinya?
Penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali melakukan tinjauan berkala indeks saham Indonesia di tengah kebijakan pembekuan penyesuaian indeks yang telah diberlakukan sejak Januari 2026.
Kebijakan tersebut sesuai dengan pengumuman resmi yang diterima Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana MSCI menerapkan skema interim freeze atau pembekuan sementara terhadap sejumlah penyesuaian indeks.
Baca Juga: Syaratkan Ekonomi Sustain, BI Optimis Rupiah Menguat
Dalam kebijakan itu, MSCI tidak melakukan penambahan saham baru ke dalam indeks, tidak menaikkan Foreign Inclusion Factor (FIF), serta tidak mengizinkan migrasi naik antar segmen ukuran indeks.
“Penghapusan saham dari indeks serta migrasi turun antar segmen ukuran tetap dapat dilakukan sesuai metodologi MSCI,” sebagaimana disebut dalam pengumuman tersebut.
Evaluasi Februari 2026: Tidak Ada Saham Baru Masuk
Evaluasi indeks periode Februari 2026 mencakup MSCI Indonesia Global Standard, Small Cap, dan Micro Cap, dengan tanggal efektif 28 Februari 2026.
Peninjauan kali ini hanya melibatkan penghapusan saham dan perpindahan turun antar segmen ukuran, tanpa ada penambahan konstituen baru maupun migrasi naik antar indeks.
Pada MSCI Indonesia Global Standard, tidak terdapat saham yang masuk dalam evaluasi kali ini, sementara saham INDF dikeluarkan dari indeks tersebut.
Untuk MSCI Indonesia Small Cap, saham INDF justru masuk sebagai konstituen baru, sedangkan ACES dan CLEO dikeluarkan dari indeks ini.
Sementara itu, pada MSCI Indonesia Micro Cap, tidak terdapat perubahan komposisi, baik saham yang masuk maupun keluar.
Baca Juga: Ini Penjelasan Bank Indonesia soal Harga Emas yang Terus Melonjak
