Danantara Resmi Akuisisi Aset Perhotelan Strategis di Makkah, Arab Saudi
Danantara Indonesia mengumumkan telah menandatangani kesepakatan akuisisi aset investasi di sektor hospitality di Kota Makkah, Arab Saudi. Perjanjian tersebut diteken oleh Danantara Investment Management (DIM) dengan Thakher Development Company pada Minggu (14/12/2025).
Transaksi ini mencakup pengambilalihan aset perhotelan dan real estat di kawasan Thakher City, sebuah pengembangan terpadu yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Al-Haram, kawasan yang dikenal strategis untuk pengembangan akomodasi jemaah.
CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menyebut kerja sama ini sebagai pintu masuk awal bagi Danantara untuk berpartisipasi secara berkelanjutan di sektor perhotelan Arab Saudi.
Dalam kesepakatan ini, Danantara mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City yang telah beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar. Selain itu, perjanjian juga mencakup penguasaan 14 bidang tanah seluas total sekitar 4,4 hektare, yang dipersiapkan untuk pengembangan tahap berikutnya.
Baca Juga: Danantara Mulai Bangun Proyek Hilirisasi Awal 2026, Total Investasi Rp618 Triliun – Economix
“Penandatanganan ini merupakan langkah awal yang penting dalam mengamankan aset-aset strategis yang dapat mendukung upaya Indonesia meningkatkan layanan bagi para jemaah Indonesia,” ujar Rosan, dikutip pada Senin (22/12/2025).
Rosan menjelaskan, transaksi ini mencerminkan strategi terukur Danantara untuk memasuki sektor hospitality di Makkah sebagai bagian dari rencana jangka panjang dalam mendukung jemaah haji dan umrah Indonesia.
Ia menekankan, setiap tahunnya jumlah jemaah umrah Indonesia mencapai lebih dari dua juta orang, sedangkan jemaah haji konsisten di atas 200 ribu orang.
Perjanjian ini mencakup satu hotel beroperasi dan serangkaian aset pengembangan berorientasi hospitality dengan potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar, tergantung studi lanjutan dan persetujuan regulator.
Bidang-bidang tanah tersebut akan dikembangkan sesuai master plan terpadu yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, dan sarana pendukung lainnya.
Rosan menegaskan bahwa meski kepemilikan atas aset-aset ini telah diformalkan, pengembangannya akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kajian kelayakan komprehensif, memperhatikan regulasi, serta menerapkan prinsip tata kelola yang prudent.
Dalam transaksi ini, Danantara didukung oleh Al Khomasiah Real Estate Development sebagai mitra pengembangan lokal strategis, yang memiliki keahlian pasar dan pengalaman di Makkah.
“Kemitraan ini memastikan keselarasan dengan regulasi yang berlaku, praktik pengembangan, dan perencanaan jangka panjang di Kerajaan,” jelas Rosan.
Baca Juga: Ini yang Buat Sport Tourism RI Susah Maju, Kata Bos Danantara – Economix
Kajian awal menunjukkan pengembangan aset tersebut berpotensi menyediakan akomodasi bagi jemaah haji dan umrah Indonesia, namun realisasinya tetap bergantung pada studi teknis mendalam dan pemenuhan seluruh proses regulasi.
Adanya perjanjian ini menjadi fondasi untuk strategi pengembangan jangka panjang, menyediakan kerangka kerja terstruktur bagi tahapan pengembangan, konstruksi, operasional hotel, serta penyediaan layanan pendukung.
Seluruh tahapan dilakukan melalui koordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi dan Indonesia, termasuk Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC), sebagai bagian dari fase pertama kerja sama jangka panjang.
Sebagai institusi yang diberi mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi negara, Danantara menempatkan inisiatif ini dalam kerangka strategi jangka panjang yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan nilai-nilai Asta Cita.
Melalui proses bertahap yang akuntabel dan tata kelola yang kuat, Danantara berkomitmen memastikan setiap langkah pelaksanaan memberikan nilai publik yang berkelanjutan dan terukur.
Baca Juga: BPI Danantara Pangkas 1.000 BUMN Jadi 200 Perusahaan – Economix

[…] Danantara Resmi Akuisisi Aset Perhotelan Strategis di Makkah, Arab Saudi […]