Iran Bakal Kenakan Biaya Kabel Internet di Selat Hormuz
Iran berencana mengenakan biaya terhadap kabel internet bawah laut yang melintasi Selat Hormuz, termasuk kabel milik perusahaan teknologi Amerika Serikat seperti Google, Microsoft, Meta, dan Amazon.
Rencana tersebut disampaikan juru bicara militer Iran sekaligus Korps Garda Revolusi Islam, Ebrahim Zolfaghari.
“Kami akan mengenakan biaya pada kabel internet,” kata Zolfaghari, dikutip dari Ars Technica, Kamis (21/5/2026).
Meski demikian, pemerintah Iran belum menjelaskan secara rinci mekanisme penerapan biaya maupun aturan baru terkait kabel bawah laut tersebut.
Dua media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, Tasnim dan Fars, melaporkan proposal kebijakan itu mencakup pengenaan biaya lisensi kepada perusahaan teknologi AS untuk penggunaan dan pemeliharaan kabel laut di kawasan Selat Hormuz.
Baca Juga: Selat Hormuz Ditembus Kapal Tanker Korsel saat Memanas
The Guardian yang mengutip laporan tersebut menyebut Iran juga berencana mengatur proses perbaikan kabel bawah laut.
Dalam laporan Tasnim disebutkan hanya Iran yang diperbolehkan melakukan perbaikan dan pemeliharaan kabel bawah laut di Selat Hormuz.
Berdasarkan data organisasi riset telekomunikasi TeleGeography, sejumlah kabel aktif di Selat Hormuz digunakan untuk melayani negara-negara Teluk di kawasan tersebut.
Beberapa kabel yang melintas di kawasan itu di antaranya milik FALCON dan Gulf Bridge.
CNN International juga melaporkan media pemerintah Iran sempat mengeluarkan ancaman terselubung terkait potensi kerusakan kabel bawah laut di wilayah tersebut.
Namun, TeleGeography menilai gangguan di Selat Hormuz tidak akan berdampak besar terhadap lalu lintas data antara Eropa dan Asia karena jalur utama kabel internet kedua kawasan berada di Laut Merah.
Baca Juga: Militer Siap Dikirim Jerman, Iran Diminta Negosiasi
Meski begitu, Ars Technica mencatat kabel bawah laut di Laut Merah juga menghadapi sejumlah persoalan dalam beberapa tahun terakhir.
Beberapa insiden kerusakan kabel di wilayah tersebut disebut diperparah oleh lamanya proses perbaikan dan situasi keamanan akibat pemberontakan Houthi.

[…] Baca Juga : Iran Bakal Kenakan Biaya untuk Kabel Bawah Laut di Hormuz […]