Malaysia Minta Ekspor Beras, Indonesia Utamakan Stok Nasional
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa Pemerintah Malaysia telah mengajukan permintaan bantuan kepada Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan, khususnya komoditas beras. Permintaan tersebut disampaikan Malaysia melalui jalur komunikasi antar-pemerintah dan dibenarkan oleh Prasetyo usai mengikuti Retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Prasetyo menjelaskan, pemerintah Indonesia belum merinci jumlah beras yang diminta Malaysia. Ia juga belum dapat memastikan secara tegas kemampuan Indonesia untuk memenuhi permintaan tersebut. Menurutnya, bantuan hanya dapat diberikan apabila pasokan dan ketersediaan beras di dalam negeri dinilai mencukupi dan aman.
Baca Juga : Venezuela Diminta Putus Hubungan Ekonomi dengan China dan Rusia
Ia menambahkan, pada prinsipnya Indonesia terbuka untuk membantu negara sahabat yang tengah menghadapi keterbatasan pasokan pangan, termasuk Malaysia, selama kemampuan nasional memungkinkan tanpa mengganggu kebutuhan dalam negeri.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga membenarkan adanya permintaan beras dari Malaysia. Hal itu terungkap dalam keterangan resmi terkait pertemuan antara Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Datuk Seri Mohammad Bin Sabu, dengan Mentan Amran di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Menanggapi permintaan tersebut, Amran menegaskan bahwa pemerintah Indonesia saat ini tetap memusatkan perhatian pada penguatan ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya memastikan stok beras dalam negeri berada dalam kondisi aman dan mencukupi sebelum mempertimbangkan penyaluran bantuan atau ekspor ke negara lain.
Menurut Amran, setelah target ketahanan pangan nasional tercapai dan ketersediaan beras domestik benar-benar terjaga, pemerintah baru akan membuka peluang untuk memberikan dukungan lanjutan kepada negara sahabat yang membutuhkan.
Baca Juga : Coca Cola Lakukan PHK, Ada Apa?
