Mojtaba Khamenei Bertemu Pezeshkian, Bahas Ekonomi Iran
Kantor Pemimpin Tertinggi Iran mengumumkan pertemuan Mojtaba Khamenei dengan Presiden Masoud Pezeshkian pada Minggu (9/8/2026).
Pertemuan itu berlangsung saat Pezeshkian memasuki tahun ketiga masa kepresidenannya. Keduanya disebut bertukar pandangan mengenai sejumlah persoalan di Iran.
“Masoud Pezeshkian, Presiden Republik, bertemu dengan Ayatollah Sayyed Mojtaba Hosseini Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, bertepatan dengan dimulainya tahun ketiga masa jabatannya sebagai presiden, dan keduanya bertukar pandangan,” kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Tasnim.
Baca Juga: Strategi Neraka Drone Disiapkan Taiwan untuk Hadapi Ancaman China
Bahas Ekonomi dan Kondisi Perang
Pertemuan tersebut membahas sejumlah tantangan yang sedang dihadapi Iran. Salah satunya adalah kondisi ekonomi yang berdampak pada masyarakat.
Pezeshkian dan Mojtaba juga membahas berbagai persoalan negara. Fokusnya terutama pada pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Selain ekonomi, keduanya membahas perkembangan perang ketiga yang disebut dipaksakan terhadap Iran. Perkembangan di bidang militer turut menjadi perhatian.
Pembahasan juga mencakup pengamanan sumber daya dan pengelolaan pengeluaran. Isu mata uang asing dan energi juga masuk dalam pembicaraan.
Pezeshkian dan Mojtaba turut membahas hubungan ekonomi Iran dengan negara-negara asing.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena pernyataan Pezeshkian mengenai komunikasinya dengan Mojtaba sempat berubah dalam beberapa pekan terakhir.
Pada 21 Juli, Pezeshkian mengatakan interaksinya dengan Mojtaba meningkat dari hari ke hari. Namun, pada awal Agustus, ia menyebut komunikasi dengan Khamenei sangat sulit.
Pada Mei, media pemerintah Iran juga melaporkan pertemuan Pezeshkian dengan Khamenei. Pertemuan tersebut disebut berlangsung selama beberapa jam.
Pertemuan yang diumumkan pada Minggu menjadi pertemuan pertama yang dilaporkan secara publik sejak Mojtaba menjadi Pemimpin Tertinggi Iran.
Mojtaba mengambil alih posisi tersebut setelah ayahnya, Ali Khamenei, tewas dalam serangan pada 28 Februari. Mojtaba juga dilaporkan mengalami luka serius dalam serangan tersebut.
Baca Juga: Houthi Serang Kilang Aramco, Api Berkorbar di Jazan
Sejak menjadi Pemimpin Tertinggi, Mojtaba belum banyak terlihat di depan publik. Kondisi ini memicu spekulasi mengenai kesehatannya.
Wakil Ketua Organisasi Basij, Qasem Qoraishi, mengatakan sejumlah rekaman terkait Mojtaba akan dirilis pada masa mendatang.
Rekaman itu disebut memperlihatkan Mojtaba berada di tengah masyarakat. Ada pula dokumentasi yang menunjukkan dirinya berada di jalanan dan bertemu dengan komandan angkatan bersenjata.
Menurut Qoraishi, rekaman tersebut akan mempermalukan musuh Iran. Pernyataan itu tampaknya ditujukan untuk merespons spekulasi tentang kesehatan Mojtaba dan minimnya penampilan publiknya.
