Rosan Temui Prabowo, Bahas Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah
CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025). Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Rosan menjelaskan, terdapat dua lokasi yang ditetapkan sebagai kawasan pengembangan Kampung Haji, yakni di kawasan Thakher dan lahan milik Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC) Plot 6. Kedua lokasi tersebut saat ini tengah melalui mekanisme akuisisi dengan skema yang berbeda.
“Alhamdulillah, selama enam bulan terakhir, saya empat kali ke Arab Saudi untuk menindaklanjuti ini,” kata Rosan dikutip pada Kamis (18/12/2025).
Baca Juga: Danantara Mulai Bangun Proyek Hilirisasi Awal 2026, Total Investasi Rp618 Triliun – Economix
Danantara, kata Rosan, juga telah menjalin komunikasi langsung dengan otoritas RCMC serta mengikuti proses lelang pembelian lahan, meskipun regulasi kepemilikan tanah bagi pihak asing di Arab Saudi baru akan berlaku efektif pada Januari 2026.
Untuk kawasan Thakher, Rosan menyebut Danantara Indonesia telah melakukan pembelian aset berupa hotel melalui mekanisme conditional sales and purchase agreement.
Skema ini diterapkan karena aturan kepemilikan aset tanah di Arab Saudi baru akan diberlakukan mulai Januari 2026.
Hotel yang telah diakuisisi tersebut memiliki kapasitas 1.461 kamar yang tersebar di tiga tower, dengan daya tampung mencapai 4.383 jamaah haji. Selain itu, Danantara juga membeli lahan seluas lima hektare di kawasan yang sama.
Lahan tersebut direncanakan untuk pembangunan sekitar 13 bangunan akomodasi jamaah haji dengan total 6.025 kamar yang dapat menampung hingga 23.000 jamaah.
Rosan menambahkan, kawasan Thakher berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Di area tersebut juga direncanakan pembangunan pusat perbelanjaan serta terowongan penghubung menuju Masjidil Haram yang dikenal sebagai Al-Hujun. Terowongan tersebut direncanakan akan dibangun oleh Pemerintah Arab Saudi.
Baca Juga: Danantara Akuisisi Aset Hotel dan Lahan Strategis di Makkah untuk Jamaah RI – Economix
Total nilai investasi untuk akuisisi dan pengembangan kawasan Thakher diperkirakan mencapai sekitar US$1,3 miliar.
“Nilai pembelian (hotel) adalah US$ 500 juta lebih sedikit,” kata Rosan.
Sementara itu, rencana pembangunan 13 tower akomodasi beserta satu pusat perbelanjaan diperkirakan membutuhkan investasi tambahan sekitar US$700 juta hingga US$800 juta.
Sedangkan untuk lokasi kedua, yakni lahan RCMC Plot 6, Rosan menjelaskan kawasan tersebut berada di wilayah Western Hindawiah yang berdekatan dengan kawasan bersejarah Al Rusaifah.
Lahan seluas sekitar 80 hektare itu direncanakan akan dikembangkan sebagai Kampung Haji baru. Menurut Rosan, lokasi RCMC Plot 6 juga memiliki jarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Saat ini proses lelang pembelian lahan masih berlangsung, dengan Indonesia disebut telah masuk dalam dua besar kandidat pembeli. Pengumuman pemenang tender dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026.
Rosan menambahkan, lahan tersebut masih berupa area kosong sehingga memerlukan pengembangan menyeluruh. Nilai pembelian lahan RCMC Plot 6 diperkirakan mencapai sekitar US$750 juta.
Baca Juga: Kisah Purbaya Pernah Tolak Permintaan Bos Danantara, Soal Apa? – Economix
Ia berharap proses akuisisi dan perencanaan dapat berjalan lancar, sehingga pembangunan di lahan tersebut dapat mulai dilakukan pada kuartal IV 2026.
“Insya Allah ke depan akan lancar dan harapannya dalam kuartal IV tahun 2026 pembangunan kita sudah bisa mulai di tanah yang baru kita beli pada Minggu kemarin,” pungkasnya.
