Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan dari Suriah
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan meminta Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menarik pasukan militer Israel dari Suriah dan Lebanon. Permintaan tersebut disebut sebagai bagian dari upaya Washington meredakan ketegangan dan mencegah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Laporan Axios menyebutkan permintaan itu disampaikan Trump dalam percakapan melalui sambungan telepon dengan Netanyahu pada Kamis lalu, mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat dan Israel.
Seorang pejabat AS mengatakan Trump menilai keberadaan pasukan Israel di wilayah Suriah justru berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan.
Baca Juga : Iran-AS Terlibat Baku Tembak, Hormuz Memanas
“Mereka tidak menginginkan Anda di sana. Anda harus memindahkan pasukan,” kata Trump kepada Netanyahu, sebagaimana dikutip Axios, Rabu (15/7/2026).
Menurut laporan tersebut, Trump juga mengangkat isu kehadiran pasukan Israel di Lebanon. Namun, Netanyahu menegaskan pemerintahannya masih memerlukan zona keamanan di sepanjang wilayah perbatasan guna menjaga kepentingan pertahanan Israel.
Perbedaan pandangan itu muncul ketika pemerintahan Trump tengah berupaya memperkuat jalur diplomasi untuk menciptakan stabilitas di Timur Tengah, termasuk melalui pembahasan mengenai kemungkinan pengaturan keamanan baru antara Israel dan Suriah.
Axios melaporkan percakapan Trump dan Netanyahu berlangsung sehari setelah Presiden AS itu bertemu Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO yang berlangsung di Turki.
Baca Juga : Trump Ancam Serang Pembangkit Listrik dan Jembatan Iran
Pertemuan tersebut disebut menjadi bagian dari langkah diplomatik Washington untuk membuka peluang tercapainya kesepakatan keamanan antara Israel dan Suriah.
Pemerintahan AS dalam beberapa waktu terakhir diketahui meningkatkan intensitas komunikasi dengan sejumlah negara di Timur Tengah sebagai bagian dari upaya mendorong stabilitas kawasan di tengah masih berlangsungnya berbagai konflik regional.
