Trump Minta China, Jepang, dan UK Kirim Armada ke Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan kepada berbagai negara untuk mengirimkan kapal perang guna menjaga jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.
Seruan tersebut disampaikan Trump pada Sabtu (14/3/2026) ketika pasukan Iran disebut terus melakukan aksi balasan di tengah serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Selat Hormuz merupakan jalur laut sempit yang terletak di antara Iran dan Oman. Jalur ini menjadi salah satu rute pelayaran paling penting di dunia karena sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global melewati wilayah tersebut.
Baca Juga: NATO Kritik Serangan Israel-AS ke Iran, Disebut Ilegal
Kemampuan Iran untuk menghambat pelayaran di selat ini dinilai dapat memberikan pengaruh besar terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.
“Negara-negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut, dan kami akan banyak membantu,” tulis Trump dalam unggahannya di media sosial Truth Social.
“AS juga akan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut agar semuanya berjalan cepat, lancar, dan baik,” lanjutnya.
Dalam unggahan lain pada hari yang sama, Trump menyatakan bahwa banyak negara diperkirakan akan mengirimkan kapal perang untuk membantu menjaga keamanan jalur tersebut.
Trump Harap Banyak Negara Kirim Kapal Perang
Trump memprediksi sejumlah negara yang bergantung pada pasokan energi melalui Selat Hormuz akan ikut terlibat dalam upaya menjaga jalur pelayaran itu tetap aman.
“Banyak negara, terutama negara-negara yang terkena dampak upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang, bersama dengan Amerika Serikat, untuk menjaga agar selat tetap terbuka dan aman,” tulisnya.
Trump juga menyebut beberapa negara yang diharapkan ikut berpartisipasi dalam pengamanan wilayah tersebut, seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Britania Raya.
“Sementara itu, Amerika Serikat akan membombardir garis pantai habis-habisan, dan terus menembak jatuh kapal-kapal Iran,” tulis Trump.
Baca Juga: Ranjau Laut Dipasang Iran di Selat Hormuz untuk Hadang AS-Israel
Negara Barat Perkuat Kehadiran Militer
Sejumlah negara Barat juga dilaporkan mulai memperkuat kehadiran militernya di kawasan tersebut sejak konflik meningkat.
Fokus penguatan keamanan bahkan meluas hingga kawasan Mediterania Timur, termasuk wilayah Cyprus setelah sebuah drone buatan Iran menghantam pangkalan militer Inggris di pulau itu pada 2 Maret.
Pemerintah Inggris juga mempertimbangkan langkah tambahan untuk meningkatkan penempatan militernya di kawasan Teluk. Menteri Pertahanan Inggris John Healey menyatakan negaranya tengah berdiskusi dengan sekutu dan mitra internasional terkait berbagai opsi untuk menjaga keamanan jalur pelayaran.
Di sisi lain, angkatan laut Prancis dilaporkan telah mengerahkan sekitar selusin kapal militer, termasuk kelompok serang kapal induk, ke kawasan Mediterania, Laut Merah, dan berpotensi ke Selat Hormuz sebagai bentuk dukungan pertahanan bagi negara sekutu.
Sementara itu, para pejabat Prancis juga disebut telah berkonsultasi dengan negara-negara di Eropa, Asia, dan kawasan Teluk Arab guna menyusun rencana pengawalan kapal tanker yang melintas di Selat Hormuz.
Sebelumnya, Trump juga menyatakan Amerika Serikat siap mengawal kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz untuk melindungi mereka dari potensi serangan Iran, sekaligus menekan lonjakan harga minyak global yang dipicu konflik tersebut.
Baca Juga: Update Perang Timur Tengah, Militer Iran Targetkan Netanyahu

[…] Trump Minta China, Jepang, dan UK Kirim Armada ke Selat Hormuz […]