Ukraina Tak Akan Jadi Anggota NATO, Ini Respons Rusia
Russia akhirnya buka suara menyusul isyarat kompromi dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang menyatakan kesediaan melepaskan ambisi bergabung dengan NATO.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan bahwa status non-anggota NATO bagi Kyiv merupakan landasan dalam pembicaraan untuk mengakhiri perang.
“Masalah ini adalah salah satu landasan dan membutuhkan diskusi khusus,” kata Peskov dalam briefing harian dikutip dari AFP, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Trump Nilai Eropa Lemah dan Membusuk, Tuduh Ukraina Tak Demokratis – Economix
Pernyataan ini menanggapi perkembangan terbaru dimana Zelensky, dalam pembicaraan dengan utusan Amerika Serikat, disebut menawarkan untuk mengesampingkan keanggotaan NATO sebagai imbalan jaminan keamanan dari AS dan sekutu Eropa.
Keinginan Ukraina bergabung dengan NATO sebelumnya menjadi salah satu alasan yang disebut Rusia dalam invasi Februari 2022.
Peskov menambahkan bahwa Rusia mengharapkan kejelasan dari Washington mengenai konsep yang sedang dibahas dalam pertemuan di Berlin, Jerman, antara Zelensky dengan utusan AS dan Eropa.
Sebelumnya, Zelensky sendiri mengakui adanya penentangan dari beberapa anggota aliansi terhadap keanggotaan negaranya. Di sisi lain, utusan khusus AS Steve Witkoff melaporkan bahwa banyak progres telah dibuat dalam upaya mengakhiri perang.
Pernyataan Rusia ini mengindikasikan titik temu potensial dalam negosiasi, meski jalan menuju kesepakatan akhir masih perlu diplomasi intensif.
Baca Juga: Krisis Venezuela Memanas: Putin Telepon Maduro, Trump Kirim Armada ke Karibia – Economix

[…] Ukraina Tak Akan Jadi Anggota NATO, Ini Respons Rusia […]
[…] Baca Juga: Respons Rusia ketika Ukraina Tak Jadi Anggota NATO […]
[…] Baca Juga : Respon Rusia, Ketika Ukraina Tidak Akan Jadi Anggota NATO […]