15 Helikopter Israel Masuk Lebanon, Hizbullah Siap Melawan
Kelompok milisi Lebanon, Hizbullah, menyatakan pihaknya terlibat bentrokan dengan pasukan Israel Defense Forces (IDF) yang melakukan pendaratan di wilayah Lebanon timur menggunakan helikopter pada Senin (9/3/2026). Operasi tersebut disebut sebagai aksi kedua yang dilakukan Israel di kawasan itu sejak konflik terbaru antara kedua pihak kembali memanas.
Dalam pernyataan resminya, Hizbullah mengungkapkan bahwa mereka mendeteksi sekitar 15 helikopter militer Israel yang memasuki wilayah Lebanon dari arah perbatasan Suriah menuju kawasan Lebanon timur, wilayah yang selama ini dikenal sebagai basis pengaruh kelompok tersebut.
Baca Juga : Bahlil Jaman Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tidak Panic Buying!
“Para pejuang kami terlibat pertempuran dengan helikopter dan pasukan penyusup menggunakan senjata yang sesuai, dan konfrontasi masih berlangsung,” demikian pernyataan Hizbullah, seperti dikutip AFP.
Sebelumnya, laporan dari National News Agency menyebutkan terjadi bentrokan sengit di sekitar pinggiran kota Nabi Sheet yang berada di kawasan Lembah Bekaa. Bentrokan itu terjadi ketika pasukan Israel berusaha mendarat menggunakan helikopter di wilayah tersebut.
Dua pejabat Hizbullah di kawasan Bekaa juga mengklaim bahwa satu helikopter militer Israel berhasil ditembak jatuh dalam insiden tersebut. Namun hingga saat ini pihak militer Israel belum memberikan pernyataan resmi mengenai klaim tersebut.
Konflik terbaru antara kedua pihak kembali memanas, setelah Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel sebagai respons atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Sejak saat itu, Israel meningkatkan serangan terhadap berbagai target Hizbullah di Lebanon, meskipun sebelumnya kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata pada 2024. Militer Israel juga dilaporkan mengerahkan pasukan darat ke sejumlah wilayah perbatasan.
Ledakan di Beirut
Di kawasan pinggiran selatan Beirut yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah, media setempat melaporkan adanya ledakan keras pada Senin. Asap terlihat membumbung dari area tersebut setelah serangan terjadi.
Militer Israel dalam pernyataan singkat menyebut bahwa pihaknya telah “menyerang infrastruktur milik organisasi teroris Hizbullah di Beirut”.
Wilayah itu sebelumnya telah mengalami pemboman selama sepekan terakhir, namun tidak mendapat serangan sejak Sabtu.
Militer Israel juga mengeluarkan peringatan kepada warga di pinggiran selatan Beirut serta wilayah selatan Lebanon agar segera mengungsi. Mereka memperingatkan bahwa serangan terhadap posisi Hizbullah akan terus dilakukan.
Di wilayah selatan Lebanon, Hizbullah menyatakan telah menargetkan pasukan Israel yang memasuki kota perbatasan Odaisseh dan Aitaroun menggunakan tembakan artileri. Kelompok tersebut juga mengklaim terjadi bentrokan langsung dengan tentara Israel di Odaisseh.
Baca Juga : Trump Tidak Suka Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran
Sementara itu, Menteri Kesehatan Lebanon, Rakan Nassereddine, mengatakan bahwa serangan Israel dalam sepekan terakhir telah menewaskan 394 orang di Lebanon, termasuk 83 anak-anak dan 42 perempuan.
Di pihak Israel, militer menyatakan dua tentaranya tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan. Ini merupakan korban pertama dari kalangan pasukan Israel sejak operasi militer terbaru dimulai pada 2 Maret.

[…] 15 Helikopter Israel Masuk Lebanon, Hizbullah Siap Melawan […]