Xi Jinping Tak Hadiri Sidang PBB, Langsung Temui Trump
Presiden China Xi Jinping berada di Amerika Serikat (AS) pekan ini untuk bertemu Presiden AS Donald Trump, tetapi tidak menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.
Xi dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Washington pada 23-25 September 2026.
Pertemuan utama Xi dengan Trump dijadwalkan berlangsung di Gedung Putih pada Kamis (24/9/2026).
Sementara itu, debat umum Sidang Umum PBB dibuka di New York pada Selasa (22/9/2026) dan dihadiri lebih dari 130 pemimpin dunia.
Trump juga dijadwalkan menyampaikan pidato dalam forum tersebut.
Beijing menyatakan kunjungan Xi ke Washington dilakukan atas undangan Trump untuk membahas hubungan China-AS serta berbagai persoalan internasional yang berkaitan dengan perdamaian dan pembangunan.
China menegaskan ketidakhadiran Xi dalam Sidang Umum PBB bukan bentuk penolakan terhadap organisasi internasional tersebut.
Beijing tetap berpartisipasi dalam sistem PBB melalui para pejabat China yang menghadiri sidang umum serta berbagai pembahasan diplomatik lainnya.
Baca Juga: Netanyahu Ancam Bongkar ‘Kebenaran’ tentang Mamdani di PBB
Xi Prioritaskan Pertemuan Bilateral dengan Trump
Dilansir Wion, prioritas diplomatik Beijing saat ini tampaknya adalah melakukan pembicaraan langsung dengan Washington.
Gedung Putih telah menyiapkan penyambutan kenegaraan bagi Xi selama kunjungannya ke AS.
Trump dijadwalkan menyambut langsung Xi di Pangkalan Gabungan Andrews pada Rabu (23/9/2026).
Sehari kemudian, Xi akan mengikuti upacara kedatangan kenegaraan di Gedung Putih sebelum melakukan pertemuan dengan Trump.
Kunjungan tersebut menjadi agenda penting karena merupakan kunjungan Xi ke Gedung Putih untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.
Pertemuan bilateral dengan Trump juga memberikan kesempatan bagi Xi untuk membahas sejumlah persoalan sensitif secara langsung.
Format pertemuan tersebut memungkinkan kedua pemimpin membahas isu bilateral tanpa keterbatasan forum multilateral seperti Sidang Umum PBB.
Hubungan China dan AS dalam beberapa tahun terakhir diwarnai berbagai perselisihan, termasuk sengketa tarif, pembatasan teknologi, dan ketegangan terkait Taiwan.
Baca Juga: Donald Trump Beri Dua Opsi untuk Iran: Kesepakatan atau Hancurkan
Perdagangan, AI, dan Taiwan Jadi Agenda Pembahasan
Perdagangan menjadi salah satu isu utama yang diperkirakan dibahas Trump dan Xi dalam pertemuan tersebut.
Kedua negara memiliki kepentingan untuk mencegah kembali meningkatnya tarif maupun pembatasan ekonomi yang dapat memengaruhi hubungan dagang bilateral.
Persaingan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan teknologi juga semakin penting dalam hubungan China-AS.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah chip canggih dan akses terhadap teknologi maju.
Selain itu, penjualan senjata AS kepada Taiwan serta hubungan keamanan Washington dengan Taipei diperkirakan menjadi isu yang dibahas kedua pemimpin.
China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya, sedangkan AS memiliki hubungan tidak resmi dengan Taipei dan menjadi pemasok utama persenjataan Taiwan.
Kunjungan Xi ke Washington berlangsung ketika kedua pemimpin telah bertemu pada awal 2026 untuk membahas hubungan bilateral dan sejumlah persoalan yang menjadi kepentingan kedua negara.

[…] Xi Jinping Tak Hadiri Sidang PBB, Langsung Temui Trump […]