9 Emiten Antre IPO di BEI, Didominasi Perusahaan Beraset Jumbo
Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan ada sembilan perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, dari jumlah tersebut dua perusahaan masuk kategori aset kecil dengan nilai di bawah Rp50 miliar, satu perusahaan memiliki aset menengah di kisaran Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, serta enam perusahaan tergolong beraset besar dengan nilai di atas Rp250 miliar.
“Sampai dengan 19 Desember 2025 telah tercatat 26 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp18,11 triliun,” kata Nyoman dalam keterangan tertulisnya, dikutip Sabtu (20/12/2025).
Baca juga: IHSG Sepekan Terkoreksi 0,59% Kapitalisasi Pasar Rp 15.788 Triliun
Berdasarkan sektor usaha, pipeline IPO tersebut didominasi oleh tiga perusahaan sektor keuangan. Sementara itu, masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor energi, industri, teknologi, dan transportasi, serta dua perusahaan dari sektor bahan baku.
Sebagai catatan, BEI sebelumnya merevisi target jumlah perusahaan yang melakukan IPO pada 2025 dari 66 menjadi 45 perusahaan. Hingga saat ini, jumlah emiten yang telah mencatatkan sahamnya baru mencapai 26 perusahaan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menilai penyesuaian target tersebut mencerminkan fokus pada penguatan kualitas emiten, bukan sekadar mengejar kuantitas.
Menurut Inarno, OJK bersama BEI menekankan agar perusahaan yang melakukan IPO memiliki fundamental yang kuat, tata kelola yang baik, serta keberlanjutan usaha yang memadai, sehingga kredibilitas emiten tetap terjaga dan kepentingan investor terlindungi.
Ia juga menambahkan, sebagian calon emiten memilih menunggu momentum pasar yang lebih tepat sebelum merealisasikan IPO, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan strategi bisnis masing-masing.
OJK memandang dinamika tersebut sebagai bagian dari proses pendalaman pasar yang sehat dan berorientasi jangka panjang.
Baca juga: AS Luncurkan Serangan Udara ke Puluhan Target ISIS di Suriah

[…] Baca Juga: 9 Emiten Perusahaan Beraset Besar Antre IPO di BEI […]