Trump Ambil Alih Industri Migas Venezuela, Ada Dampaknya ke Harga Minyak?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan rencana untuk mengambil alih kendali industri minyak Venezuela menyusul penangkapan Nicolas Maduro pada Sabtu malam waktu setempat.
Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers terkait penahanan Maduro atas tuduhan penyelundupan narkoba dan senjata ke Amerika Serikat. Trump menyatakan bahwa sektor minyak negara tersebut akan menghasilkan keuntungan besar dengan dukungan dari AS.
Trump mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan energi terbesar Amerika akan menanamkan investasi bernilai miliaran dolar untuk memperbaiki infrastruktur migas Venezuela yang selama ini terbengkalai.
“Kami akan mengirim perusahaan minyak terbesar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia, masuk ke Venezuela, menginvestasikan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur minyak yang rusak parah, dan mulai menghasilkan uang bagi negara tersebut,” ujar Trump dikutip dari laporan AFP, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: Netanyahu Tertangkap Ikut Pesta Tahun Baru Bareng Trump di Resor Mewah, Ada Apa? – Economix
Namun, meski menyiapkan langkah investasi besar melalui perusahaan AS, Trump menegaskan bahwa embargo atas seluruh minyak Venezuela tetap diberlakukan secara penuh.
Menurut penilaian Trump, industri minyak Venezuela telah mengalami kegagalan dalam waktu yang lama. Meski tercatat memiliki cadangan minyak bawah tanah terbesar di dunia dengan lebih dari 300 miliar barel, Venezuela saat ini hanya mampu memproduksi kurang dari satu juta barel per hari, atau sekitar 1% dari total produksi global.
Kapasitas ini merosot tajam jika dibandingkan dengan era 2010-an yang sanggup memompa hingga 2 juta barel per hari.
Sejumlah analis industri mengingatkan bahwa upaya pemulihan sektor ini tidak akan berjalan mudah maupun murah. Lembaga riset Energy Aspects memproyeksikan penambahan produksi sebesar 500.000 barel per hari saja akan membutuhkan biaya sedikitnya US$ 10 miliar dalam waktu sekitar dua tahun.
Sementara itu, untuk peningkatan produksi dalam skala besar, diperlukan investasi puluhan miliar dolar dalam kurun waktu beberapa tahun.
“Tetapi ini bukan hal yang mudah,” kata Richard Bronze, kepala geopolitik di Energy Aspects, sebuah perusahaan riset.
“Peningkatan besar mungkin memerlukan “puluhan miliar dolar selama beberapa tahun,” kata perusahaan itu.
Baca Juga: Zohran Mamdani Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Muslim Pertama New York – Economix
Kondisi infrastruktur minyak di bawah naungan BUMN Venezuela, PDVSA, dilaporkan sangat memprihatinkan. Kurangnya pengeboran selama bertahun-tahun, kerusakan infrastruktur, pemadaman listrik yang kronis, hingga maraknya pencurian peralatan menjadi kendala utama.
Selain itu, sebagian besar cadangan Venezuela berupa minyak ekstra berat yang memiliki biaya proses tinggi dan berdampak buruk bagi lingkungan.
Keterlibatan perusahaan minyak AS di Venezuela juga diprediksi akan menghadapi situasi rumit. Para analis menyebut perusahaan-perusahaan tersebut mungkin akan terpaksa menjalankan peran semi-pemerintah dalam pembangunan kapasitas, sembari menghadapi tantangan besar untuk mengurangi pengaruh militer dalam perekonomian dan industri minyak.
Terkait dampak pada pasar global, para analis memperkirakan intervensi AS ini tidak akan memicu lonjakan harga minyak secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh posisi pasar yang saat ini dinilai mengalami kelebihan pasokan, dengan harga minyak Brent yang diperdagangkan di level US$ 60,80 per barel pada Jumat lalu.
Lembaga riset Third Bridge juga mencatat bahwa peristiwa ini tidak akan memberikan dampak instan pada harga minyak mentah maupun harga bensin di tingkat konsumen. Saat ini, minyak mentah Venezuela masih berada di bawah sanksi AS dan sebagian besar diekspor ke China.
Baca Juga: Trump Guyur Petani AS Rp200 Triliun, Sektor Ini Jadi Prioritas – Economix

[…] Trump Ambil Alih Industri Migas Venezuela, Ada Dampaknya ke Harga Minyak? […]
[…] Trump Ambil Alih Industri Migas Venezuela, Ada Dampaknya ke Harga Minyak? […]
[…] Trump Ambil Alih Industri Migas Venezuela, Ada Dampaknya ke Harga Minyak? […]
[…] Trump Ambil Alih Industri Migas Venezuela, Ada Dampaknya ke Harga Minyak? […]
[…] memberikan tekanan geopolitik sekaligus signal bahwa aliran minyak dari Venezuela bisa terhambat. [economix.id], […]