Kim Jong Un Tembakkan Rudal Hipersonik setelah Kecam AS di Venezuela
Korea Utara kembali meningkatkan ketegangan geopolitik dengan menembakkan rudal hipersonik di tengah situasi keamanan global yang kian memanas.
Uji coba tersebut dilakukan tak lama setelah Pyongyang secara terbuka mengecam serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela, yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara.
Media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada Senin (5/1/2026) melaporkan bahwa peluncuran rudal hipersonik itu bertujuan menguji kesiapan operasional militer sebagai bagian dari strategi pencegahan perang. Uji coba tersebut disaksikan langsung oleh pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.
Baca Juga: Industri Migas Venezuela Diambil Alih Trump, Apa Dampaknya ke Harga Minyak?
KCNA menyebut Kim menilai pengembangan dan pengujian sistem persenjataan mutakhir sebagai langkah strategis yang tidak dapat ditunda di tengah krisis internasional.
“Ini adalah strategi yang sangat penting untuk mempertahankan atau memperluas daya tangkal nuklir yang kuat dan andal,” kata Kim Jong Un, seraya merujuk pada “krisis geopolitik terkini dan berbagai keadaan internasional”.
Menurut laporan KCNA, rudal hipersonik yang diluncurkan mampu menghantam sasaran sejauh sekitar 1.000 kilometer dari lokasi peluncuran, tepatnya di perairan timur Korea Utara.
Meski tidak merinci jenis rudal maupun spesifikasi teknisnya, jarak tempuh tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan jangkauan dan presisi sistem persenjataan Pyongyang.
Baca Juga: Permohonan Terakhir Maduro Diungkapkan ke Publik AS, Apa Saja?
Militer Korea Selatan turut mengkonfirmasi adanya peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara ke arah laut di sebelah timurnya. Peluncuran itu terjadi bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung ke China, yang dipandang sebagai momen diplomatik penting di kawasan Asia Timur.
Uji coba rudal tersebut juga berlangsung sehari setelah Korea Utara mengeluarkan pernyataan keras terhadap Amerika Serikat terkait serangan militernya di Venezuela. Dalam pernyataan resmi yang dirilis Minggu, Pyongyang menilai tindakan Washington sebagai bentuk agresi dan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela.

[…] Kim Jong Un Tembakkan Rudal Hipersonik setelah Kecam AS di Venezuela […]