Tak Lagi Bergantung dari Timur Tengah, RI Cari Sumber Minyak Baru
Menteri Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa porsi impor minyak mentah Indonesia dari kawasan Timur Tengah hanya sekitar 20 hingga 25 persen dari total kebutuhan nasional.
Menurut Bahlil, pasokan minyak mentah yang diimpor Indonesia berasal dari berbagai wilayah di dunia. Beberapa di antaranya berasal dari negara-negara di Afrika seperti Angola, kawasan Timur Tengah, Amerika Serikat, Brasil, Australia, serta sejumlah negara lainnya.
Baca Juga : Serangan Israel Berlanjut Hari ke-11 Perang, 140 Tentara AS Terluka
“Berapa total yang kita impor dari Middle East untuk crude? Itu totalnya 20 sampai 25 persen. Dari total kebutuhan nasional kita, kita impor crude dari Middle East itu 20 sampai 25 persen,” kata Bahlil dalam acara Podcast Bukan Abuleke, Rabu (11/3/2026).
Dengan porsi impor yang relatif kecil dari Timur Tengah, Bahlil menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan bakar minyak di dalam negeri, meskipun terjadi gangguan distribusi minyak di kawasan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia tidak mengimpor bahan bakar minyak dalam bentuk jadi seperti bensin dari Timur Tengah. Sebaliknya, yang diimpor adalah minyak mentah (crude oil) yang kemudian diolah di kilang domestik sebelum didistribusikan ke masyarakat.
Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah berencana mengalihkan sebagian pasokan impor minyak mentah ke sejumlah negara lain.
Ia menjelaskan bahwa pengalihan pasokan tersebut dilakukan ke sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat, Angola, serta beberapa negara di kawasan Afrika dan Amerika Latin yang sebagian di antaranya memiliki keterlibatan perusahaan energi nasional Indonesia.
Baca Juga : Purbaya Sebut Prabowo Apresiasi Kinerja Pajak-Bea Cukai
Langkah ini dilakukan untuk menggeser sumber pasokan, sehingga sekitar 20–25% kebutuhan yang sebelumnya bergantung pada jalur Selat Hormuz kini telah dialihkan ke negara lain, sebagai langkah antisipasi jalur tersebut ditutup.

[…] Tak Lagi Bergantung dari Timur Tengah, RI Cari Sumber Minyak Baru […]