Rosan Sebut Investor Jepang-China Tetap Incar RI Meski Timur Tengah Memanas
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak berdampak signifikan terhadap minat investasi di Indonesia. Ia menilai stabilitas hubungan diplomatik antarnegara yang terus dijaga pemerintah, berperan penting dalam mempertahankan kepercayaan investor.
Dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026), Rosan menjelaskan bahwa sejumlah negara investor utama tetap menunjukkan komitmen untuk menanamkan modal di Indonesia.
Baca Juga : Hasil Survei Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran!
“Saya pun baru kembali dari kunjungan baik dari Jepang, Korea, mendampingi Bapak Presiden. Bertemu juga dengan China, baru dua hari yang lalu saya kembali dari China kalau saya lihat dan saya ketemu dan saya berbicara baik dari Jepang, Korea, dan China yang dimana tiga investor terbesar kita itu tidak mengurangi minat mereka untuk berinvestasi,” ungkapnya dalam rapat dengan Komisi XII di gedung DPR RI Jakarta, Senin (13/4/2026).
Ia menambahkan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukan bersama Presiden Prabowo Subianto tidak hanya berfokus pada agenda kenegaraan, tetapi juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung dengan pelaku usaha di negara mitra.
Diplomasi Presiden Dinilai Jaga Kepercayaan Investor
Rosan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo, secara konsisten menyempatkan diri untuk bertemu dengan kalangan bisnis dalam setiap kunjungan internasional. Upaya ini dinilai mampu meningkatkan rasa percaya investor terhadap stabilitas kebijakan pemerintah Indonesia.
“Presiden itu sangat memahami sangat juga menguasai keadaan geopolitik dan juga perekonomian di Indonesia dan langkah-langkah apa yang kita sudah ambil,” sebutnya.
Menurut Rosan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif agar iklim investasi tetap kondusif meskipun dunia menghadapi tekanan geopolitik.
Ia menyebutkan, hal tersebut tercermin dari hasil komunikasi yang terjalin selama kunjungannya ke China, yang menunjukkan respons positif dari investor.
Baca Juga : Ekosistem Ojek Online akan Diambil Alih Danantara?
“Jadi menurut saya karena iklim investasi kita terjaga stabilitas kita sangat baik, perdamaian kita sangat baik dan juga mereka melihat pemerintah kita ini selalu meningkatkan program investasi yang baik,” tutupnya.
Rosan menegaskan bahwa stabilitas nasional, baik dari sisi politik maupun ekonomi, menjadi faktor utama yang membuat Indonesia tetap menarik bagi investor global di tengah ketidakpastian situasi internasional.
