Media Asing Soroti Prabowo Ganti Kepala BGN, Singgung MBG Bermasalah
Media asing menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mengganti Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6/2026) malam. Dalam laporan sejumlah media internasional, pergantian ini dikaitkan dengan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) yang menjadi salah satu kebijakan unggulan pemerintah.
“Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Selasa memecat kepala badan yang bertanggung jawab atas program makan gratis sekolah (makan bergizi gratis/MBG) andalannya, yang telah tercoreng oleh kasus keracunan makanan massal dan tuduhan korupsi,” tulis laman Prancis, AFP, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga: Jakarta Disoroti Media Singapura, Meski RUpiah Lemah Turis Tetap Datang
Dalam laporan berjudul “Indonesian president sacks head of free meal scheme“, AFP juga menyebut program tersebut sebagai salah satu kebijakan utama yang diusung Prabowo sejak kampanye pemilu 2024. Program itu disebut bernilai miliaran dolar dan menjadi salah satu janji politik yang paling disorot.
“Pemerintah mengatakan telah menyediakan makanan kepada lebih dari 61 juta orang hingga Maret, tetapi puluhan ribu orang jatuh sakit sejak program tersebut diluncurkan pada Januari tahun lalu,” tambah laporan tersebut.
Media asing juga menyoroti latar belakang Dadan Hindayana yang merupakan seorang ahli entomologi dan telah memimpin BGN sejak lembaga tersebut dibentuk. Namun, ia sebelumnya juga disebut sempat dilaporkan oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait dugaan penyimpangan anggaran.
“Dadan mengatakan kepada parlemen tahun lalu bahwa program tersebut bertanggung jawab atas setidaknya 11.000 kasus keracunan, dengan lebih dari 600 orang dirawat di rumah sakit,” muat AFP lagi.
Dalam laporan yang sama, AFP menyebut Presiden Prabowo mengakui adanya persoalan dalam pelaksanaan program tersebut dan berjanji akan menindak pihak-pihak yang terbukti bersalah.
“Pemerintah berharap program tersebut dapat menyediakan makanan bagi setidaknya 82,9 juta anak dan ibu hamil serta menyusui- sekitar sepertiga dari populasi negara,” lanjut dia.
Sorotan juga datang dari media Inggris, BBC, yang menulis laporan berjudul “Indonesia’s Prabowo fires head of free meals scheme plagued by mass poisonings”. Dalam laporannya, BBC menekankan bahwa pergantian pimpinan BGN terjadi di tengah tekanan publik dan pengawasan lembaga antikorupsi.
“Pemecatan Dadan Hindayana… terjadi seminggu setelah badan pengawas korupsi Indonesia mengajukan pengaduan yang menuduh adanya inkonsistensi dalam penganggaran di seluruh dapur,” tulis BBC.
BBC juga menyebut Dadan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya menjabat wakil kepala BGN sekaligus mantan jurnalis dan anggota tim kampanye Prabowo pada 2024.
Baca Juga: Pemimpin BGN Dicopot, Dugaan Jual Beli Dapur MBG Diusut
“Dadan digantikan oleh wakilnya Nanik Sudaryati Deyang, mantan jurnalis dan anggota tim kampanye Prabowo pada tahun 2024,” tulis BBC, seraya menambahkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia menilai perubahan ini sebagai langkah perbaikan.
Selain itu, BBC turut menyinggung sejumlah pernyataan kontroversial Dadan selama menjabat, termasuk usulan konsumsi susu harian dan penggunaan bahan pangan alternatif seperti serangga dalam program makanan gratis.
