BGN Sebut Perputaran Dana MBG Capai Rp1 Triliun per Hari
Setelah berjalan selama satu tahun, program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa pemerintah setiap hari menyalurkan anggaran hingga Rp1 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga : Kejagung Sebut Hery Susanto Terima Uang Rp 1,5 Miliar
Ia menjelaskan bahwa dana dalam jumlah besar tersebut telah beredar di berbagai lapisan masyarakat, terutama kalangan ekonomi bawah yang terlibat langsung dalam operasional program.
“Sekitar Rp 177 miliar dari itu di antaranya untuk 1,2 juta masyarakat bawah yang bekerja di SPPG dengan gaji 100 per hari,” kata Sony dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenko PMK, Kamis (16/4/2026).
Selain untuk tenaga kerja, Sony menyebut bahwa ratusan miliar rupiah lainnya terserap oleh pemasok bahan baku pangan. Para pemasok tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari koperasi, Badan Usaha Milik Daerah hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
“Rp 600 miliar lebih diserap oleh siapa? Oleh pedagang beras, pedagang ayam, pedagang telur, pedagang daging, pedagang sayur, pedagang buah,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan insentif kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebesar Rp6 juta setiap hari.
Baca Juga : Harga BBM di Seluruh SPBU RI Stabil, Ini Daftar Harganya
Sony menegaskan bahwa dana yang dialokasikan melalui program ini dipastikan langsung mengalir ke masyarakat dan tidak berhenti di tingkat birokrasi.
Menurutnya, Badan Gizi Nasional telah merancang sistem khusus untuk mencegah potensi kebocoran anggaran, baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah.”Itu langsung masuk dalam virtual account dan uang di virtual account akan keluar jika ada dua otorisasi yakni yayasan dan SPPG saling memberikan approval,” jelas Sony.

[…] BGN Sebut Perputaran Dana MBG Capai Rp1 Triliun per Hari […]