Harga LPG Non Subsidi 5,5 Kg & 12 Kg Naik, Bahlil Buka Suara
Pemerintah merespons kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi yang mulai berlaku pada 18 April 2026 dengan menegaskan bahwa penyesuaian tersebut mengikuti mekanisme pasar.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, harga LPG non-subsidi seperti ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram memang tidak diatur langsung oleh pemerintah karena penggunaannya mayoritas untuk sektor industri dan komersial.
Baca Juga: Anggaran Bengkak, 8 Celah Korupsi MBG Dibongkar KPK
“Saya katakan bahwa kita mengatur harga yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya nggak naik itu adalah yang bersubsidi. Sementara yang tidak bersubsidi itu dipakai oleh industri, restoran, hotel. Jadi itu memang tidak kita atur harganya, dia menyesuaikan dengan harga pasar. Begitu,” terang Bahlil ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan, penentuan harga LPG non-subsidi memiliki formula yang mengacu pada harga energi global, yang sebelumnya merujuk pada harga Saudi Aramco.
“Jadi kan ada formulasinya. Dulunya itu kan pakai harga Saudi Aramco. Jadi kalau harga dunia turun, dia pasti turun juga. Kalau harga dunia naik, naik,” lanjut dia.
Di sisi lain, pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kilogram tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan.
Bahlil pun menegaskan, pemerintah menjamin harga LPG subsidi tetap terjangkau bagi masyarakat serta didukung dengan ketersediaan stok yang memadai.
“Dan harganya tidak ada kenaikan, flat. Sama dengan harga bensin RON 90 dan harga solar CN 48,” ujar dia.
Baca Juga: Prabowo Sudah Cetuskan MBG sejak 2006, Ungkap Hashim
Ia juga memastikan, stok LPG bersubsidi saat ini berada di atas batas minimum nasional selama 10 hari, sehingga kondisi pasokan dinilai aman.
Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan bahwa sejak pertama kali diberlakukan pada 2006 hingga 2007, pemerintah belum pernah menaikkan harga LPG subsidi 3 kilogram.
“Yang ada itu adalah dimainkan harganya di distributor dan pangkalan. Itu kira-kira,” pungkas dia.

[…] Harga LPG Non Subsidi 5,5 Kg & 12 Kg Naik, Bahlil Buka Suara […]
[…] Harga LPG Non Subsidi 5,5 Kg & 12 Kg Naik, Bahlil Buka Suara […]