Iran Eksekusi Mati Pria Tersangka Mata-Mata CIA
Iran resmi mengeksekusi mati seorang pria yang dinyatakan bersalah atas tuduhan menjadi mata-mata untuk badan intelijen Amerika Serikat, CIA, dan dinas intelijen Israel, Mossad. Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan operasi untuk membersihkan jaringan spionase yang semakin masif di negara itu.
Mengutip laporan Reuters, kantor berita peradilan Iran, Mizan, pada Senin (11/05/2026) menyebut pria yang dieksekusi bernama Erfan Shakourzadeh.
Baca Juga : Bahlil Pastikan Impor MInyak dari Rusia Dimulai 2 Pekan Lagi!
Dituding Bocorkan Informasi Rahasia Satelit
Menurut laporan otoritas Iran, Shakourzadeh disebut bekerja di sebuah organisasi ilmiah yang berkaitan dengan aktivitas satelit. Ia dituduh membocorkan data ilmiah sensitif kepada badan intelijen asing.
Namun, kelompok hak asasi manusia Iran Human Rights Society memberikan versi berbeda mengenai kasus tersebut. Mereka menyatakan Shakourzadeh merupakan lulusan teknik kedirgantaraan berusia 29 tahun yang ditangkap pada 2025 dan diduga dipaksa memberikan pengakuan selama proses penyelidikan.
Eksekusi Shakourzadeh menambah daftar panjang hukuman mati yang dijatuhkan Iran terhadap individu yang dituding memiliki hubungan dengan intelijen asing.
Sepanjang 2024 hingga awal 2026, Teheran telah mengeksekusi sejumlah orang yang diduga bekerja untuk Mossad.
Beberapa terdakwa sebelumnya dinyatakan bersalah karena terlibat dalam aksi sabotase terhadap fasilitas militer dan program nuklir Iran. Pemerintah Iran menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya melawan perang intelijen yang semakin terbuka di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga : 1.000 Koperasi Merah Putih Dijadwalkan Diluncurkan 16 Mei 2026
