Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Cegat Kargo untuk Israel
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan negaranya tidak akan membiarkan wilayah Malaysia digunakan sebagai jalur transit bagi pengiriman yang mendukung operasi militer Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar setelah muncul laporan mengenai sejumlah kargo tujuan Israel yang ditahan oleh otoritas Malaysia.
Baca Juga: Suahasil Bungkam Ditanya Utang Whoosh dan Danantara
Mengutip Middle East Monitor, Kamis (17/9/2026), Anwar melalui unggahannya di platform X membagikan laporan yang menyebutkan bahwa otoritas Malaysia telah menyita sejumlah pengiriman yang sedang dalam perjalanan menuju Israel.
Anwar mengatakan posisi Malaysia dalam menangani pengiriman tersebut sudah jelas dan tidak dapat ditawar.
“Kami tidak akan membiarkan negara kami digunakan sebagai saluran untuk setiap pengiriman yang mendukung atau berkontribusi pada kemampuan militer Israel dan kekejamannya terhadap warga Palestina serta nyawa tak berdosa lainnya,” tegas Anwar.
Ia menambahkan, setiap kargo yang dianggap mencurigakan akan dicegat dan diperiksa untuk memastikan tidak melanggar aturan yang berlaku di Malaysia.
Menurut Anwar, pemeriksaan terhadap pengiriman tersebut juga akan dilakukan melalui proses penyelidikan sesuai dengan hukum Malaysia.
Baca Juga: AS Siapkan Paket 60.000 Amunisi untuk Israel Seharga Rp 49,5 Triliun
“Jika pelanggaran terbukti, tindakan tegas akan diambil,” tuturnya.
Pernyataan Anwar sejalan dengan laporan mengenai peningkatan pemeriksaan terhadap pengiriman yang melewati wilayah Malaysia dan memiliki tujuan akhir Israel.
Sebelumnya, pada 15 Juli 2026, Anwar juga menyatakan Malaysia akan segera mendeportasi warga negara Israel yang ditemukan berada di negaranya.
Saat itu, Anwar mengatakan kebijakan tersebut berkaitan dengan sikap Malaysia yang tidak mengakui Israel dan disampaikan ketika otoritas Malaysia menyelidiki dugaan keberadaan warga Israel di Johor.

[…] Anwar Ibrahim Tegaskan Malaysia Cegat Kargo untuk Israel […]