BGN Ungkap Nasib 21.801 Motor Listrik Senilai Rp1 Triliun
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan sebanyak 21.801 unit motor listrik yang sebelumnya disiapkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dibiarkan menganggur.
Motor listrik dengan nilai pengadaan lebih dari Rp1 triliun tersebut berpeluang dimanfaatkan oleh kementerian maupun lembaga lain yang membutuhkan dukungan operasional.
Baca Juga: Disebut Prabowo, Danantara Jadi Warisan Bersejarah RI
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan sejumlah instansi pemerintah telah menyampaikan usulan untuk menggunakan kendaraan tersebut.
Namun, keputusan akhir mengenai pemanfaatannya masih menunggu kajian yang dilakukan tim Presiden.
“Ada beberapa yang mengusulkan untuk pemanfaatan (motor listrik) itu dari Kemendukbangga, lalu dari Pertanian, dari guru juga,” terang Agustina dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto telah membuka peluang bagi kementerian atau lembaga yang membutuhkan untuk mengajukan permohonan penggunaan motor listrik tersebut.
“Silakan mengajukan, kata Pak Presiden, silakan Kementerian yang membutuhkan, nanti biar dikaji oleh tim dari Presiden sendiri. Kalau kami sifatnya mengikuti saja,” lanjut dia.
Baca Juga: Penerbitan Panda Bond Indonesia Dipimpin Bank of China
Ia pun menjelaskan kendaraan tersebut telah dibeli menggunakan anggaran negara.
Karena itu, pemerintah berupaya memastikan aset tersebut tetap memberikan manfaat dan tidak terbengkalai.
BGN juga menegaskan tidak seluruh motor listrik itu akan digunakan oleh lembaganya.
Pemanfaatannya akan disesuaikan dengan kebutuhan instansi yang dinilai membutuhkan kendaraan operasional.
“Intinya akan kami manfaatkan, tapi intinya nggak semua untuk BGN ya. Karena itu sudah dibayar oleh uang negara,” pungkas dia.
