Bos OJK Ungkap Penyebab Bank Pilih Parkir Dana di Investasi
Suku bunga kredit perbankan yang belum juga turun meski Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan menjadi sorotan dalam beberapa waktu terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae menegaskan bahwa keputusan bank menempatkan dana di instrumen investasi bukan karena malas menyalurkan kredit.
Ia membantah anggapan bahwa bank lebih memilih menyimpan uang di Surat Berharga Negara (SBN) atau Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) karena enggan mengambil risiko.
“Kalau orang ada menanyakan wah ini kok lazy bank-bank itu taruh uangnya di SBN atau SRBI lazy gitu. Nggak juga. SRBI berapa? SBN berapa tingkat suku bunganya? Kalau kreditnya pasti di atas 10 persen,” jelas Dian dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Ini Skema Program Gentengisasi Prabowo yang Masuk APBN 2026
Dia menjelaskan, faktor utama yang membuat penyaluran kredit belum optimal adalah permintaan dari dunia usaha dan pasar yang masih terbatas.
Ia meyakini, apabila ada permintaan kredit yang kuat dan peluang keuntungan yang lebih besar, perbankan tentu akan lebih memilih menyalurkan pinjaman.
“Pasti lebih menguntungkan kalau ada demand kredit, (bank) pasti orang ngambil kredit dong (dibanding SBN-RSBI),” tutur dia.
Selain itu, Dian juga menyinggung kondisi suku bunga yang saat ini dinilai belum sepenuhnya mengikuti tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, perbankan berada dalam rezim suku bunga tinggi yang berlangsung cukup lama.
“Lalu saya bukan membela bank cuman masalahnya pada waktu itu kita lama ada di rezim interest rate yang sangat tinggi,” papar Dian.
Dalam situasi tersebut, bank memilih untuk tidak langsung menaikkan suku bunga kredit lebih tinggi lagi meskipun tekanan biaya dana meningkat, yang berdampak pada penurunan margin keuntungan.
Karena itu, menurut dia, dibutuhkan waktu bagi perbankan untuk kembali menyesuaikan tingkat suku bunga kredit agar selaras dengan penurunan suku bunga acuan BI.
Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Sebut Pihaknya Bukan Cari Untung, Kesehatan Mahal

[…] Bos OJK Ungkap Penyebab Bank Pilih Parkir Dana di Investasi […]