China Kecam Trump soal Penangkapan Presiden Venezuela
Pemerintah China menyatakan bahwa tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Penilaian tersebut disampaikan Beijing sebagai respons atas operasi penangkapan yang dilakukan militer AS di Caracas.
Melalui pernyataan Kementerian Luar Negeri, China menegaskan bahwa langkah Washington mencerminkan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip hukum internasional. Pemerintah China juga mendesak Amerika Serikat untuk segera membebaskan Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, serta memastikan keselamatan pribadi keduanya.
Baca Juga : BYD Kini Jadi Takhta Mobil Listrik Global, Setelah Diremehkan Elon Musk
Selain itu, China meminta agar Amerika Serikat menghentikan upaya yang dinilai bertujuan menjatuhkan pemerintahan Venezuela. Beijing menilai tindakan tersebut berpotensi memperburuk ketegangan global dan mencederai kedaulatan negara lain.
Penangkapan Maduro dilakukan di Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat. Presiden Venezuela itu ditangkap bersama istrinya di kediaman resmi mereka, tidak lama setelah serangan udara dan serbuan pasukan Amerika Serikat ke ibu kota Venezuela.
Pemerintah AS menyatakan bahwa penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan kejahatan narkoterorisme dan perdagangan senjata. Jaksa Agung Muda AS Pamela Bondi menyebut bahwa Maduro dan Flores akan menghadapi proses hukum pidana di Amerika Serikat.
Melalui akun media sosial X miliknya, Bondi mengungkapkan bahwa keduanya akan menjalani persidangan di pengadilan federal New York. Sejumlah dakwaan telah disiapkan oleh jaksa, termasuk tuduhan konspirasi narkoterorisme.
Maduro dan Flores dilaporkan telah tiba di New York pada Sabtu (3/1) waktu setempat dengan pengawalan ketat untuk menghadapi proses hukum di Pengadilan Federal Manhattan.
Langkah pemerintahan Trump tersebut tidak hanya menuai kecaman dari China, tetapi juga mendapat penolakan dari Wali Kota New York yang baru dilantik, Zohran Mamdani. Mamdani menyatakan penolakannya terhadap penangkapan Maduro dan Flores, meskipun sempat menerima pengarahan terkait penahanan keduanya di New York City.
Ia menilai penangkapan Presiden Venezuela dan istrinya sebagai tindakan yang menyerupai perang serta melanggar hukum federal dan internasional. Menurut Mamdani, penolakannya didasarkan pada sikap menentang upaya perubahan rezim, penegakan hukum yang inkonsisten, serta pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hukum internasional.
Mamdani mengaku telah menghubungi Presiden Trump secara langsung untuk menyampaikan keberatannya dan menegaskan bahwa sikap tersebut berlandaskan pada penolakan terhadap intervensi sepihak serta keinginan untuk menjunjung tinggi supremasi hukum secara konsisten.
Baca Juga : Rosan Lapor Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun ke Prabowo

[…] China Kecam Trump soal Penangkapan Presiden Venezuela […]
[…] China Kecam Trump soal Penangkapan Presiden Venezuela […]