Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan untuk Serang Iran
Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, dilaporkan memberikan lampu hijau kepada Amerika Serikat (AS) untuk tetap memanfaatkan pangkalan militer Inggris dalam mendukung operasi terhadap Iran. Kebijakan tersebut meneruskan langkah yang sebelumnya ditempuh mantan Perdana Menteri Keir Starmer di tengah konflik antara Washington dan Teheran yang masih berlangsung.
Mengutip Bloomberg, Selasa (21/7/2026), keputusan itu diambil berdasarkan informasi dari sejumlah sumber yang mengetahui langsung pembahasan di lingkungan pemerintahan Inggris.
Baca Juga : BI Borong SBN Demi Jaga Likuiditas RI
AS Tetap Bisa Operasikan Pangkalan Militer Inggris
Dengan keputusan tersebut, pesawat militer AS tetap dapat menjalankan operasi dari beberapa fasilitas militer Inggris, termasuk pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia dan RAF Fairford di Gloucestershire.
Pemerintah AS dan Inggris menyebut penggunaan fasilitas tersebut ditujukan untuk kepentingan pertahanan. Operasi itu diklaim bertujuan meredam ancaman rudal Iran sekaligus menjaga keamanan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
Menurut sumber yang dikutip Bloomberg, pembahasan mengenai akses AS ke pangkalan militer Inggris sebenarnya telah berlangsung sebelum pergantian perdana menteri.
Keir Starmer disebut memimpin rapat bersama sejumlah menteri senior dan pejabat pemerintah pada Jumat (17/7/2026) guna mengevaluasi posisi Inggris menyusul berlanjutnya operasi militer AS terhadap Iran pada awal bulan ini, sebagaimana dilaporkan WION.
Setelah resmi menjabat sebagai perdana menteri pada Senin (20/7/2026), Burnham menerima laporan hasil pembahasan tersebut dan memutuskan untuk melanjutkan kebijakan yang memberikan akses kepada militer AS, menurut sumber yang diwawancarai Bloomberg.
Berpotensi Tuai Kritik dan Sorotan Hukum
Keputusan Burnham diperkirakan akan memicu penolakan dari partai-partai oposisi maupun kelompok sayap kiri di Inggris.
Mereka menilai penggunaan fasilitas militer Inggris oleh AS berpotensi menyeret London lebih jauh ke dalam operasi militer Washington terhadap Iran.
Baca Juga : Transaksi QRIS Antarnegara Tembus Triliunan!
Di sisi lain, Bloomberg juga melaporkan bahwa sejumlah pejabat Inggris telah mengungkapkan kekhawatiran mengenai aspek hukum apabila AS memperluas serangannya ke Iran.
Kekhawatiran tersebut disebut semakin meningkat, setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa infrastruktur sipil Iran dapat menjadi sasaran serangan.
Meski demikian, kebijakan terbaru ini dinilai mencerminkan kesinambungan hubungan pertahanan yang erat antara Inggris dan Amerika Serikat meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di Downing Street.

[…] Inggris Izinkan AS Pakai Pangkalan untuk Serang Iran […]