Iran Bantah Mojtaba Khamenei Punya Apartemen Mewah di London
Kedutaan Besar Iran di India membantah laporan sejumlah media Inggris yang menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memiliki dua apartemen mewah di London senilai hampir 36 juta poundsterling atau sekitar Rp853 miliar.
Kedutaan Iran menilai laporan tersebut tidak berdasar. Mereka menegaskan Mojtaba tidak memiliki properti, baik di luar maupun di dalam Iran.
“Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei, seperti ayahnya yang terhormat, tidak memiliki properti, baik di luar Iran maupun di dalam negeri,” kata Kedutaan Iran, seperti dikutip India Today.
“Rakyat Iran sangat mengetahui gaya hidupnya yang sederhana dan tidak berlebihan,” lanjut pernyataan tersebut.
Kedutaan Iran juga menilai pemberitaan mengenai kepemilikan properti tersebut dapat membentuk gambaran yang keliru mengenai kehidupan dan karakter Mojtaba.
Menurut kedutaan, masyarakat Iran bahkan telah turun ke jalan selama 190 malam berturut-turut untuk mendukung Mojtaba karena gaya hidupnya yang sederhana serta kecintaan dan kasih sayang mereka kepadanya.
Baca Juga: Houthi Serang 4 Kota Saudi, Perang AS-Iran Meluas
Laporan Apartemen Mewah di London
Sebelumnya, sejumlah media Inggris, termasuk The Sunday Times, Daily Mail, dan The Telegraph, melaporkan bahwa dua apartemen di lantai enam dan tujuh di Palace Green, Kensington, London Barat, diduga terkait dengan Mojtaba.
Lokasi apartemen tersebut berada berdekatan dengan Kedutaan Besar Israel. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran bahwa properti tersebut dapat digunakan sebagai lokasi spionase.
Menurut laporan Daily Mail, Mojtaba disebut memiliki kaitan dengan apartemen tersebut sejak 2014.
Dalam investigasi selama setahun, Bloomberg juga menemukan bahwa Mojtaba dikaitkan dengan 11 rumah mewah di Hampstead, London Utara, melalui seorang perantara dan perusahaan cangkang yang terdaftar di Isle of Man.
Baca Juga: Korea Selatan Diperingatkan Iran soal Operasi Militer di Hormuz
Apartemen Terdaftar atas Nama Pengusaha Iran
The Telegraph melaporkan, dua apartemen di London tersebut secara resmi terdaftar atas nama Ali Ansari, pengusaha Iran yang disebut sebagai “penyandang dana utama” Mojtaba.
Ansari yang tinggal di Dubai telah dikenai sanksi oleh Inggris dan Amerika Serikat karena dituduh mendanai Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC. Ia juga dilarang bepergian ke Inggris dan asetnya telah dibekukan.
Mengutip dokumen Land Registry, The Telegraph melaporkan Ansari membeli kedua properti tersebut dengan nilai hampir 36 juta poundsterling pada 2014 dan 2016.
The Sunday Times melaporkan, pemerintah Inggris kemudian memberikan izin agar kedua apartemen tersebut dapat ditawarkan di pasar setelah Ansari gagal memenuhi kewajiban pembayaran hipotek.
Kedua apartemen itu dilaporkan dilengkapi fasilitas akomodasi untuk staf pribadi serta teras atap berukuran besar yang menawarkan pemandangan ke arah Istana Kensington.
