Israel Kirim Iron Dome dan Tentara ke UEA di Tengah Konflik Iran
Hubungan Israel dan negara-negara Arab kembali menjadi sorotan setelah Israel dilaporkan mengirim sistem pertahanan udara Iron Dome beserta personel militernya ke Uni Emirat Arab (UEA) di tengah konflik dengan Iran.
Informasi tersebut disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, dalam konferensi di Universitas Tel Aviv, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Perang Iran Bisa Jadi Bumerang bagi AS, Ungkap Pengamat
“Bolehkah saya mengucapkan sepatah kata apresiasi, penghargaan mendalam, dan kekaguman terhadap Uni Emirat Arab?” kata Huckabee.
Ia menyebut UEA menjadi salah satu negara pertama yang bergabung dalam Abraham Accords dan kini merasakan dampak dari hubungan diplomatik tersebut dengan Israel.
“Mereka anggota Abraham Accords yang pertama, tapi lihat manfaat yang mereka peroleh. Israel baru saja mengirimkan baterai dan personel Iron Dome untuk membantu pengoperasiannya. Kok bisa? Karena ada hubungan yang luar biasa antara UEA dan Israel berdasarkan Abraham Accords,” ujarnya.
Pengiriman sistem pertahanan itu terjadi setelah Iran disebut lebih banyak menargetkan UEA dibanding negara lain selama perang berlangsung. Konflik tersebut dipicu serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.
Meski gencatan senjata mulai berlaku bulan lalu, UEA dilaporkan masih mengalami beberapa serangan rudal dan drone dari Iran.
UEA sendiri dikenal sebagai salah satu sekutu utama AS di kawasan Timur Tengah. Negara kaya minyak tersebut juga menjadi sedikit negara Arab yang memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel setelah menandatangani Abraham Accords pada masa pemerintahan pertama Presiden AS Donald Trump pada 2020.
Baca Juga: Mayoritas Warga AS Tak Paham Tujuan Trump Perangi Iran, Ungkap Survei
