Purbaya Bentuk Tim Khusus Awasi Kebijakan Fiskal
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, berencana membentuk tim khusus untuk memantau pelaksanaan berbagai kebijakan fiskal yang dijalankan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pembentukan tim tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kebijakan yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak yang diharapkan.
“Jadi ke depan, saya akan membentuk tim khusus yang memonitor perintah saya apa aja dan saya akan bagi-bagi staff ahli, staff khusus dan eselon satu untuk memonitor berbagai setiap kebijakan yang sedang kita ambil untuk memastikan kebijakan itu jalan,” paparnya saat melantik ratusan pejabat di Kementerian Keuangan pada Kamis (10/9/2026).
Baca Juga : Prabowo Tanggapi Pidato AHY yang Dinilai Kritik Pemerintah
Selain mengawasi kebijakan internal Kemenkeu, tim khusus tersebut juga akan bertugas memantau koordinasi kebijakan dengan kementerian dan lembaga lainnya.
Purbaya menyebut sejumlah pihak yang akan menjadi bagian dari koordinasi tersebut, mulai dari Kementerian Koperasi, Danantara, BUMN, OJK hingga Kementerian Perdagangan.
“Ke depan kita kerjasama dengan Kementerian Koperasi, nanti dengan Danantara, BUMN, nanti juga dengan OJK dan lain-lain, dengan Kementerian Perdagangan juga. Saya akan membentuk tim khusus yang monitor progresnya seperti apa,” kata Purbaya.
Menurut Purbaya, pemantauan lintas sektor diperlukan agar kebijakan fiskal tidak hanya berjalan di lingkungan pemerintah, tetapi juga mampu memberikan dukungan terhadap sektor finansial dan perekonomian riil.
Purbaya mengatakan tim tersebut nantinya juga berperan dalam menjaga stabilitas sektor finansial. Di saat yang sama, Kemenkeu diharapkan semakin aktif memastikan kebijakan fiskal dapat membantu perkembangan sektor riil.
Sektor yang menjadi perhatian antara lain manufaktur serta berbagai sektor ekonomi lainnya di luar pemerintahan.
Baca Juga : Prabowo Klaim Tantangan RI Lebih Banyak dari Singapura
Purbaya menegaskan Kemenkeu saat ini tengah membangun arah kebijakan yang lebih jelas, khususnya dalam mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurutnya, APBN harus dapat bekerja lebih cepat dalam mendorong aktivitas perekonomian.
Karena itu, Purbaya meminta seluruh jajaran Kemenkeu bergerak secara cepat untuk mengejar target yang lebih tinggi. Namun, percepatan tersebut tetap harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, dan akuntabilitas.
