Purbaya Sebut Anggaran BGN Tahun Ini Bisa di Bawah Rp200 T
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) tahun ini berpotensi ditekan hingga di bawah Rp200 triliun.
Purbaya mengatakan, penghematan tersebut dapat dilakukan melalui efisiensi yang dilakukan BGN. Meski demikian, ia belum mengetahui angka pasti anggaran setelah pemangkasan.
Baca Juga: Setelah AS Serang Kapal Tanker Iran, Harga MInyak
Anggaran BGN Bisa di Bawah Rp200 Triliun
“(Pemangkasan anggarannya) Tahun ini,” ujar Purbaya saat ditanya mengenai kemungkinan pemangkasan anggaran BGN pada tahun berjalan.
Ketika kembali ditanya apakah anggaran BGN tahun ini memang dapat ditekan hingga di bawah Rp200 triliun, Purbaya menjawab, “Iya, kira-kira.”
Ia mengatakan, Kepala BGN yang baru memiliki sejumlah terobosan untuk melakukan efisiensi lebih lanjut.
“Saya belum tahu, Anda mesti tanya ke Kepala BGN yang baru. Kepala BGN yang baru amat kreatif,” kata dia.
“Dia bilang dia bisa hemat lebih lanjut, tapi angka persisnya saya nggak tahu. Anda mesti tanya dia,” lanjut dia.
Baca Juga: Arus Minyak Mulai Pulih, AS Kawal Kapal di Selat Hormuz
Selain tahun ini, Purbaya sebelumnya menyebut anggaran BGN tahun depan juga berpeluang berada di bawah Rp240 triliun. Efisiensi tersebut salah satunya dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi.
Namun, Purbaya mengaku belum mengetahui secara rinci teknologi yang akan diterapkan BGN untuk menekan biaya.
“Belum tahu, kita lihat sih seperti apa BGN penerapannya, dia bilang sih bisa lebih hemat, tapi kan saya belum tahu angka akhirnya,” pungkas dia.
Dengan demikian, besaran akhir anggaran BGN untuk tahun ini dan tahun depan masih menunggu perhitungan lebih lanjut dari BGN.
