Purbaya Sebut Dunia Sekarang Tak Jelas, Perang Mungkin hingga September
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai ketidakpastian ekonomi global saat ini semakin sulit diprediksi, dipicu konflik berkepanjangan serta tekanan terhadap perekonomian dunia.
Ia menyebut perang antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemukan titik terang turut memperburuk kondisi ekonomi global yang tengah melambat.
“Sekarang terjadi ketidakpastian yang enggak jelas, perang belum jelas, ekonomi dunia melambat, sentimen gampang terbalik,” ungkap Purbaya di Gedung Juanda I Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Polri Bongkar Modus Penyelewengan BBM subsidi, Negara Rugi Rp234M
Perang Diperkirakan Berlangsung Hingga Menjelang Pemilu AS
Purbaya juga mengungkapkan adanya himbauan dari Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, kepada para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dunia untuk bersiap menghadapi konflik yang berpotensi berlangsung lama.
“Jadi kalau saya lihat kemarin Scott Bessent mengimbau menteri-menteri atau gubernur bank sentral dunia untuk bertindak seperti apa, kelihatannya sih perjanjiannya enggak pernah tercapai, karena mereka memposisikan Iran sebagai negara yang kalah perang,” terang Purbaya.
Menurutnya, konflik di Timur Tengah yang melibatkan AS dan sekutunya berpotensi memasuki fase jangka menengah hingga panjang.
Ia memperkirakan, penyelesaian konflik kemungkinan baru akan diupayakan mendekati agenda politik di AS.
“Kalau gitu mah kapan ketemunya. Jadi kalau saya pikir masih akan lama ini, mungkin sampai September yah, karena mereka harus selesaikan perang sebelum pemilihan di sana,” pungkas dia.
Baca Juga: Soal Keputusan Terbaru MSCI atas Saham RI, BEI Buka Suara

[…] Purbaya Sebut Dunia Sekarang Tak Jelas, Perang Mungkin hingga September […]