Sepanjang Q1, Dana Asing Rp250 T Masuk RI! Apa Saja Proyeknya?
Investor asing tercatat mengucurkan dana sebesar Rp 250 triliun ke Indonesia sepanjang kuartal I-2026 melalui investasi langsung (foreign direct investment/FDI) untuk berbagai proyek industri.
Baca Juga: Tentang 19 Ribu Sapi per Hari, Kepala BGN Sebut Hanya Pengandaian
Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, nilai penanaman modal asing (PMA) tersebut setara 50,1 persen dari total realisasi investasi nasional yang mencapai Rp 498,8 triliun pada periode yang sama. Angka ini juga menunjukkan peningkatan sebesar 8,5 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Dari penanaman modal asing meningkat 8,5% dan dalam negeri 6%,” kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam konferensi pers realisasi investasi kuartal I-2026, Kamis (23/4/2026).
Secara nilai, capaian investasi asing ini sedikit lebih tinggi dibandingkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang tercatat sebesar Rp 248,8 triliun, atau setara 49,9 persen dari total investasi, dengan pertumbuhan 6 persen.
Adapun sektor yang paling banyak menerima investasi asing meliputi industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya dengan nilai mencapai 3,7 miliar dollar AS, diikuti sektor jasa lainnya sebesar 2,1 miliar dollar AS, pertambangan 1,1 miliar dollar AS, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran sebesar 900 juta dollar AS.
Selain itu, sektor listrik, gas, dan air juga mencatatkan nilai investasi asing sebesar 900 juta dollar AS.
Baca Juga: Untuk Tambah dan Reaktivasi 14.000 Km Rel, AHY Butuh Rp1.200 T
Dari sisi negara asal, investasi terbesar berasal dari Singapura dengan nilai 4,6 miliar dollar AS, disusul Hong Kong sebesar 2,7 miliar dollar AS, China 2,2 miliar dollar AS, Amerika Serikat 1,3 miliar dollar AS, dan Jepang sebesar 1 miliar dollar AS.
